tgm1

Chapter 25 – Apa yang terjadi?

Aku kembali ke penginapan.

Tentu saja, si onee-san pembunuh tidak ada di sana.

Saat dia terbangun memang tidak terdapat jebakan dan terlebih lagi tidak ada yang mengawasi, tidak ada orang yang tidak akan lari dengan situasi seperti itu.

Aku melemparkan diriku ke tempat tidur dan berbaring. Ujung tangan dan kakiku tidak bisa mencapai tepi ranjang sama sekali.

Dulu aku sering memakai postur ini saat aku jatuh dalam pemikiran yang dalam. Dan aku juga sering tertidur di tengahnya. Baiklah, pembicaraanku sedikit menyimpang.

Tubuhku terkubur jauh ke dalam kasur dan sebaliknya itu justru membuatku resah.

Ini pertama kalinya aku memiliki beban pikiran yang besar seperti itu.

Rinon tidak ada disini ‘aku akan kembali ke rumahku sebentar’ adalah apa yang dia katakan dan pergi begitu saja.

Dia Pasti berbohong. Ke rumah tempat kakaknya adalah sesuatu yang tidak masuk akal, baginya untuk kembali ke sana, aku tidak bisa mempercayainya.

Aku sekarang berbaring di sini sambil menyebarkan [Sakai] untuk mengikutinya. Maryoku milikku tidak dapat dirasakan dan mereka tidak dapat mendeteksi keberadaanku.

Rinon saat ini telah bertemu dengan orang-orang beberapa meter dari penginapan, sejauh ini aku bisa mendengar percakapan mereka dengan sempurna jika aku berkonsentrasi.

Kekuatan yang aku terima dari Tsukuyomi-sama benar-benar bermanfaat. tapi aku tidak mengerti teori itu kadang menyakitiku.

“Jadi, apakah kamu berhasil menemukan latar belakang mereka?”

Rinon menggelengkan kepalanya secara horisontal.

“Tidak, satu-satunya yang bisa aku dapatkan adalah bahwa dia adalah seorang pewaris perusahaan” (Rinon)

“Apa itu? Itu Tidak ada bedanya dengan informasi dari yang dimiliki merchant guild “

Apa yang diharapkan orang-orang ini? Apa kamu benar-benar berpikir aku akan menceritakan semuanya kepada anak kecil yang baru saja kutemui? Apakah orang-orang ini idiot?

“Ta-Tapi. Karena kereta itu diserang, aku tidak memiliki banyak kesempatan untuk berbicara dengannya “(Rinon)

“Sekarang setelah kamu menyebutkannya, orng yang telah berhasil ditangkap telah kembali. Kami mencuci otaknya untuk memeriksa sihir dan tipuan yang mungkin dimasukkan tapi ternyata tidak ada yang keluar. Apa maksudnya ini?”

“Pada saat aku terbangun di pagi hari kedua, gadis yang dia bawa bersamanya sudah pergi. Dan kemudian aku pergi dengan onii-chan ke area perdagangan “(Rinon)

“Rekan ya. Mereka adalah orang-orang yang memiliki tingkat yang aneh. Aku tidak tahu darimana mereka memiliki keheningan itu, tapi itu membuat alisku berkeringat. Lalu?”

… aku mengerti, jadi mereka membungkam orang orang ya. lalu alis yang berkeringat. Itu Pasti…

Untuk saat ini aku senang karena tidak banyak informasi kita yang telah bocor.

“onee-chan yang sedang tidur di tempat tidur, saat kita kembali dia sudah tidak ada lagi” (Rinon)

“Ha ~”

“Dan kemudian aku mengatakan kepadanya bahwa aku akan kembali ke rumahku sebentar” (Rinon)

“sungguh para pemberontak muda itu. Tanpa menahan diri dan tanpa diawasi “

Diam. Aku merasa sedikit senang karena kamu bisa membuatnya mempercayai semua itu, tapi entah bagaimana itu membuatku kesal.

Tapi yah, melihat Rinon dan sikap pria itu, mungkin dia benar-benar tipe ‘orang yang tidak bisa diselamatkan sama sekali’?

“Hmph, tentang muatannya, apakah kamu mengetahuinya?”

“Itu … aku tidak bisa mengerti dengan baik” (Rinon)

“Ah ~ oke, ceritakan saja”

“Jika Dari sini kamu melakukan perjalanan 2 sampai 3 hari, kamu akan menemukan tempat yang diselimuti oleh kabut yang dalam dimana ada pemukiman mamono. Dia bilang dia mendapatkannya dari mereka “(Rinon)

“…”

“A-Aku serius! Itulah yang dikatakan oleh Onii-chan! dia juga tidak peduli dengan harganya! “(Rinon)

Rinon pasti merasakan bahaya dalam kesunyian pria itu, dia dengan putus asa mencoba menjelaskan kepadanya. Keduanya tidak dalam hubungan persahabatan. Itu yang bisa aku ceritakan.

“dia tidak peduli dengan harganya?”

“Dia mengatakan bahwa barang itu seperti mimpi jadi tidak masalah apakah bisa dijual atau tidak. Orang-orang tua di area perdagangan mengatakan bahwa mereka akan membelinya dengan harga 500 koin emas “(Rinon)

“500 ?!”

Suara pria itu berubah. Dia benar-benar orang rendah.

“Ye-Yeah” (Rinon)

“Yang terendah dari harga terendah adalah itu. Dia mungkin orang yang luar biasa. Tapi, 500 emas ya “

Ungkapan vulgar mulai muncul dari pria itu. Aku tahu Rinon merasa jijik.

Bagaimanapun, terendah dari yang terendah ya. Dan itu adalah emas. sungguh menakutkan. Apakah ada cara lain untuk menggunakannya selain menjualnya dengan harga tinggi karena itu produk baru?

“Hei, hei ~! Biarkan aku bertemu onee-chan! Jika Aku sudah membiarkanmu mendengar banyak hal, kamu akan membiarkanku menemuinya kan ?! “(Rinon)

“Oi oi, itu kata-kata yang harus kamu katakan setelah benar benar telah melakukan pekerjaanmu kan? Hanya Dengan ini saja kamu tidak akan pernah bisa bertemu dengan saudara perempuanmu “

… Sampah.

Memakai anak kecil dan membuatnya melakukan pekerjaan bodoh.

Niat membunuhku menjadi meningkat.

Aku serius berpikir apakah aku bisa menembaknya dengan sihir dari sini.

Aku bisa melakukan itu.

Ayo lakukan.

Aku mulai mengucapkan aria. Lalu kemudian memikirkannya kembali.

Tch, jika aku melakukannya sekarang Rinon akan melihat seseorang sekarat di depannya. Tiba-tiba melihat seseorang sekarat di depanmu, itu mungkin akan menjadi trauma.

Sialan, kehidupanmu sedikit terselamatkan.

Rinon menempel pada pria itu dan bertanya berulang kali. Aku bernapas dalam-dalam untuk menekan niat membunuhku yang perlahan naik lagi.

“Jika kamu bersikeras, maka mau bagaimana lagi. Lakukanlah satu pekerjaan terakhir. Lalu aku akan mengembalikanmu onee-chan mu. Aku juga akan melupakan hutangmu “

Hutang ya. Pasti itu hal yang mudah baginya.

“!! kamu bisa melakukan sesuatu seperti itu ?! “(Rinon)

“Yeah ~, itu mudah. Kamu mau?”

Orang yang menyarankan itu adalah orang yang benar benar rendahan.

Tentu saja Rinon tidak bisa menolak.

Tapi…

Aku menghilangkan [Sakai]

Aku sudah tahu hasilnya. Aku sama sekali tidak ingin mendengar kata-kata itu.

Jika yang dia katakan benar maka onee-san nya Rinon mungkin masih hidup.

Jika ternyata itu suatu kebohongan, au akan mengubahnya menjadi combo ‘siksaan pertamaku’ dan ‘pembunuhan pertamaku’.

Ini tidak seperti aku ingin mendukung Tomoe tapi aku pikir aku mungkin akan bertindak sedikit keras, jadi aku menutup mataku lalu beristirahat.

Ini akan kumulai setelah kedua pengikutku kembali. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan saat ini.

Dan saat aku memikirkan Rinon, pasti lebih bermanfaat baginya jika dia menemukanku sedang tidur.

45 menit telah berlalu.

Aku bernapas dalam-dalam dan tertidur.

Berisik.

Ah, begitu. Aku sedang tidur, benar.

Apakah Rinon baik-baik saja?

Jujur saja, Aku sedang memikirkan apa yang harus kulakukan padanya mulai sekarang.

Jika pengikutku membawakan aku informasi pada saat aku terbangun.

Dan Rinon masih hidup, aku berencana untuk memulai sedikit keliaranku.

Jika ‘Dia tidak’ mempermasalahkan itu maka aku akan sangat liar.

“N, sudah pagi”

Aku melihat sekelilingku. Ada empat orang.

Ini, fumu, untuk ‘episode pertama’, ini merupakan  perkembangan yang membahagiakan.

Tomoe, Mio, wanita yang terlihat sama seperti gambar dan Rinon.

“Waka! kamu telah terbangun “(Tomoe)

“Waka-sama, selamat pagi” (Mio)

Bagi mereka untuk menggunakan selamat pagi yang baik di saat sudah malam, apa apaan itu? Sebuah pembalasan terhadapku karena tidak membiarkan mereka tidur? Atau apakah itu cara menyapa untuk pebisnis?

Kedua pengikutku memberiku salam seperti yang diharapkan. Mereka harus melakukan setidaknya seperti itu. Kami sedang berada di depan orang-orang sekarang.

Rinon mengalihkan pandangannya.

Kakak Rinon menundukkan kepalanya dalam-dalam. Dia memiliki postur tubuh yang sangat bagus. Jika kamu menundukkan kepalamu begitu banyak maka kamu harusnya melakukan dogeza * yang lebih baik dari ini.

Kakaknya aman untuk saat ini. Kakak perempuannya telah kembali dari melakukan kejahatan, tidak, dia mungkin tertangkap. Kenyataan Bahwa Mio tidak membunuhnya mungkin karena Tomoe.

Sungguh gadis kecil yang beruntung, tidak, keduanya sama-sama bersaudara. Intinya, aku ingin mereka sedikit berbagi denganku.

“nona, angkat kepalamu” (Tomoe)

Tomoe menginstruksikan kakaknya rinon itu dan dia dengan takut-takut mengangkat kepalanya.

[Maafkan aku karena menggunakan tulisan, Kamu bisa baca kan?] (Makoto)

adik perempuannya bisa dan yang lebih tua tidak bisa, hal seperti itu tidak bisa terjadi kan?

“A, wa, iya! kamu telah menyelamatkanku pada saat ini, aku sangat berterima kasih, terima kasih banyak! “

Apa Karena merasa gugup sampai dia mengucapkan terima kasih secara diam-diam sambil tergagap-gagap dan meraba-raba. Apa? Apakah dia orang yang tidak bisa menangani orang asing?

Tapi percakapan sepertina masih mungkin dilakukan. Baiklah.

Padahal, dia berhasil menangkap mksudku. Bahkan suaranya ‘wa wa wa’. Selain warna rambutnya, dia seperti salinan dari * nya. <TN: mengacu pada gadis itu dalam ingatannya>

[kamu bebas berbicara seperti yang kamu inginkan. kamu bukan pengikut atau semacamnya] (Makoto)

“Seperti yang bisa kamu lihat, dia telah kembali dengan semua anggota tubuhnya waka” (Tomoe)

“Dia dicekoki dengan beberapa obat tapi aku sudah membersihkannya” (Mio)

Kalian berdua, laporan kalian praktis seperti meminta padaku untuk memberikan pujian. Tapi mereka benar-benar melakukan pekerjaan dengan baik.

Jadi Mio punya skill rahasia seperti poison counteraction ya. Ini akan berguna.

Sekali lagi aku melihat kakaknya. Setelah memikirkannya, wajahnya memiliki banyak dampak sehingga membuatku tidak bisa mengingat namanya. Uhm apa lagi……

Aku sudah mendengarnya dari Rinon tapi entah mengapa aku tidak bisa menemukannya.

Tapi…

Sementara aku sedang berpikir untuk bertanya lagi padanya, aku menatapnya dari rambut sampai ujung jari kakinya.

Semakin aku melihat semakin aku merasa bahwa ini bukan pada tingkat ‘dia menyerupai dia’.

Dunia yang berbeda namun ada dua melon, sungguh benr-benar menakjubkan.

Dia sedikit lebih tinggi dariku. Dan gayanya yang terasa seperti itu. Payudaranya juga ada di tingkat besar.

Dan penampilannya itulah yang merupakan gambaran cermin ‘cewek itu’. Hanya saja, matanya agak liar, lebih mirip, ini mungkin mata seorang petualang.

Mereka adalah mata yang kasar dan penuh dengan keingintahuan.

Dan rambutnya. Dia memiliki rambut merah yang sama dengan adiknya. Itu bukan ‘rambut hitam yang diwarnai merah’.

“Hasegawa benar kan?” (Makoto)

Ini kohai yang kuingat saat terkena ilusi Tomoe. <TN: Junior di sekolah>

Gadis yang mengaku suka pada seseorang sepertiku, terlebih lagi, kohai yang telah kutolak dan kuhina.

Kohai yang imut dan ceria yang memberikan segalanya ke panahan.

Itu sebabnya walaupun aku tahu gadis ini adalah orang yang sama sekali berbeda, itu tetap mengganggu hatiku.

Itu adalah momen yang masih aku ingat karena terjadi belum lama ini jadi itu juga menambah alasanku, atau begitulah yang kupikirkan.

“Eh?”

Tanpa sengaja aku memanggilnya dengan nama itu. Bibirnya bergerak sedikit dan dari sanalah onee-san itu mengeluarkan sebuah suara sebagai reaksi.

Tomoe mengabaikannya tapi telinga Mio terangkat dan bereaksi terhadapnya. aku merasa bahwa dia akan menanyaiku tanpa suatu alasan nanti.

Ini adalah nama dari duniaku sebelumnya sehingga mereka mungkin tidak menganggapnya sebagai nama orang.

[Tidak apa-apa. Lagi pula, aku mendengar situasi dari Rinon dan malah sibuk sendiri. Aku senang kau baik-baik saja] (Makoto)

“aku menuai apa yang aku tabur, tapi kamu benar-benar telah menyelamatkan kami. Kami sudah bisa ‘bergerak’ sendiri, tapi sepertinya aku terlalu terburu-buru “

Cara dia memikirkan ulang tentang dirinya sama dengan Hasegawa.

Mampu berdiri meskipun sedikit di perbatasan yang keras, kamu harus percaya diri dengan itu.

Tapi aku tidak tahu harus memikirkan apa jika kau membawa adik perempuanmu ke sana.

Setelah semua, dengan satu kesalahan, adik perempuanmu itu akhirnya terlihat seperti pengemis dan terhuyung-huyung di kota pada malam hari, sedangkan kakaknya dibius dan hidupnya dalam bahaya.

[Tampaknya ini adalah tempat yang sangat berbahaya. Bukan hanya di luar tentu saja tapi didalam juga. Aku memiliki pengikut yang bersamaku jadi aku entah bagaimana bisa hidup] (Makoto)

Aku meresponsnya sambil mencampur adukan dengan senyuman.

Pada kenyataannya, level kedua orang ini praktis merupakan hal yang aneh.

Mendengar bahwa mereka berdua disebutkan, ungkapan mereka berubah, secara praktis mengatakan ‘itu bukan apa-apa’. Dengan cara seperti itu mereka menyeringai.

Sangat.

Tapi saat aku menyebutkan keduanya dalam percakapan, aku melihat adanya perubahan dalam penampilan Hasegawa dan adik perempuannya.

Kakaknya segea mundur, adik perempuannya malah gemetar.

“Kekuatan pengikutmu benar-benar mengerikan-desu. Pertama, mereka muncul di ruangan tempat kita dikurung tanpa suara apapun, itu adalah hal yang sangat menakjubkan dan hebat! “

“Tidak, itu bukan apa-apa” (Tomoe)

“Jika aku menggunakan kemampuan kegelapanku, sesuatu seperti itu bukan apa-apa” (Mio)

Itu sebabnya aku mengatakan wajahmu terlalu sumringah. Ada batasan seberapa bahagianya dirimu.

“Betul! Lalu sihir kegelapan-desu! Ini membantuku mengusir racun yang ada di dalam tubuh mereka, dan saat kami kembali, dengan tangannya, dia menghancurkan pintu yang dilapisi aria tanpa menggunakan aria! “

Terlepas dari bagian pelapisnya, ia bisa membersihkan racun adalah sesuatu yang cukup luar biasa. Lain kali aku akan memintanya untuk mengajariku *. aku pikir itu agak terlalu berlebihan untuk menghancurkan pintu, tapi sekarang ini merupakan nilai plus untukmu Mio.

Namun, bahkan dengan itu. Aku tidak dapat menemukan penjelasan untuk keadaan Rinon saat kakaknya telah kembali.

Dia mungkin diberitahu oleh orang itu untuk mencuri uang itu, saat dia akan memberikannya dia tertangkap oleh salah satu dari keduanya, mungkin?

Aku mengerti bahwa dia harus merasa bersalah karena hal itu.

Tapi onee-san nya yang merupakan tujuan sebenarnya telah kembali hidup, jadi aku pikir sebaiknya mengelurkan wajah yang lebih ceria.

Rinon yang memiliki wajah yang tampak seperti dia khawatir, sepertinya sedang mengatakan sesuatu. Tanpa bergerak sedikit pun, dia menundukkan kepalanya dengan kaku.

“Lagipula, petugas pengintai dan tentara bayaran yang cakap semuanya bisa ditangani oleh kemampuan tubuh Tomoe-sama yang indah, mereka semua menjadi * snap snap”

Oh? Aku merasa dia mengatakan sesuatu dengan cara memutar. Apakah dia hanya melebih-lebihkan hal-hal? Aku sudah memperingatkan Tomoe belum lama ini.

“!!! Ka-Kamu melebih-lebihkan Toa. Aku tidak melakukan banyak hal … “(Tomoe)

Ada satu idiot di sini yang terlihat seperti anak kecil yang telah ditemukan melakukan suatu hal yang buruk. Dia mencoba menahan Toa tapi aku menghentikannya dengan mataku. Dan kemudian aku juga jelas mengkonfirmasi penampilan Mio yang berkeringat.

Onee-san Rinon dipanggil Toa, yang saat ini sedang dalam kegembiraan, terus berbicara tanpa perlu meminta izinku dan terus melanjutkannya.

“Apa maksudmu ‘melebih-lebihkan’-desu ka! Itu pertama kalinya aku melihat hal seperti itu !! Bahkan bangunan yang dibuat dengan bahan khusus untuk menahan serangan iblis dihancurkan tanpa bekas oleh tinju Tomoe-sama dan kegelapan Mio-sama “(Toa)

‘a wa wa wa’, Mereka berdua pergi masing-masing di sisi Toa-san membuat reaksi yang sangat mudah dimengerti.

“Mereka bahkan menerbangkan petualang terkuat diguild, Ace, dan 50 tentara bayaran petualang lainnya yang bekerja sama!”

… Uh, hei ?!

Apa?! Apa yang terjadi?! Jangan bilang bahwa saat aku tidur itu sudah berubah menjadi ‘semua terselesaikan, nantikan episode berikutnya’ ?!

Aku senang bahwa aku memiliki topeng. Aku yakin bahwa wajahku akan menunjukkan banyak ungkapan saat ini. Eh, apakah ini air mata?

Aku tidak tahu tentang perasaan ini.

Kata-kata Toa memukul hatiku dengan cara yang tidak kuduga.

—————– bersambung ——————-