innv1

Chapter 8 – Hidup dengan anjing.

Pagi itu.

Empat kehidupa baru lahir digudang.

Ada empat anak anjing hitam yang mirip dengan anjing jantan dan anjing betina.

Anjing betina itu mungkin mengalami kesulitan tapi aku merasa kalau ini adalah kelahiran yang normal.

Apakah aku terlalu banyak di pengaruhi tv atau semacamnya?

Mau bagaimana lagi.

Karena aku hanya bisa menonton tv saat aku sedang terbaring di kamar rumah sakit.

Bagaimanapun, sepertinya anjing betina aman, syukurlah kalau begitu.

Nah, ini sarapan.

Bagaimanapun, ini adalah perayaan untuk kelahiran anak anak anjing itu.

Aku akan memberi anjing itu bagian yang bagus dari babi hutan yng aku simpan emarin.

Aku memnggil anjing jantan itu dan menyerahkan dagingnya. Anjing jantan itu kemudian membawanya ke anjing betina.

Tidak mungkin, apakah dia didominasi?

Tidak, normal bagi pria untuk merawat seorang wanita.

Tentu saja itu tindakan yang tepat mengingat sang wanita baru saja melahirkan.

Aku menambahkan air minum di ember di gudang dan menambahkan kayu ke peapian digudang.

Aku bertanya-tanya, apakah itu harus dipadamkan? Tapi jika api itu mengganggu anjing itu pasti akan mengambil tindakan.

Karena tidak ada yang dilkukan oleh mereka pagi ini, aku menilai kalau itu tidak ada masalah.

Tapi jika anjing yang baru saja lahir merasa terbakar, aku benar brnar measa kasihan.

Aku harus membuat pagar di sekitar api.

Ini akan meningkatkan kesan sebuah perapian.

Aku juga harus srapan.

Toilet.

Ngomong-ngomong, tubuh mereka berdua memar parah, apakah mereka baik-baik saja?

Melihat tubuh anjing jantan, itu memang penuh dengan memar, tapi kelihatannya itu mulai membaik.

Melihat keadaan mereka kemarin, apakah mereka memiliki kemampuan penyembuhan yang tinggi?

Lagipula, karena sepertinya itu tidak masalah, jadi aku membiarkannya.

“aku akan mencari makanan, aku akan meninggalkanmu disini.”

 Aku mengatakan itu pada anjing jantan dan memutuskan pergi ke hutan.

Aku membagi babi hutan menjad dua bagian jadi meeka berdua punya makanan.

Masih ada daging kelinci tapi aku menyimpannya dengan cara memanggangnya jadi itu hanya tersisa sedikit.

Aku bisa mengatasinya dengan dengan alat pertanian serbagunatapi keduanya tidak bisa.

Yah,mereka telah hidup bahkan sebelum datang ketempatku, mereka mungkin bisa melakukan sesuatu tentang al itu.

Tunggu.

Aku hanya memikirkan dua hewan itu……. aku berencana menjaga enam dari mereka termasuk anak anak anjing yang baru lahir tapi, ape rencana yang meek miliki?

Apakah mereka datang padaku untuk melahirkan dan berencana untuk pergi saat anjing anjing yang baru lahir itu tumbuh dewasa?

Jika seperti itu, aku merasa agak kesepian pastinya.

Aku ingin mereka meninggalkanku satu anak anjing karena itu sangat lucu.

Aku kira itu tdak mungkin.

Tidak, tidak. Tunggu, tunggu.

Itu belum bisa dipastika kalau mereka akan pergi.

Untuk saat ini, mari kita beranggapan bahwa tempatku adalah tempat yang baik.

Dn jika mungkin, aku ingin mereka membantuku melindungi ladang.

Oleh karena itu ….. aku perlu mengamankan makanan. Aku harus menunjukkan kepada mereka bahwa aku adalah tuan yang berwibawa.

Sepuluh hari telah berlalu sejak anak anjing itu lahir.

Kedu anjing dan anak-anaknya benar benar terurus dan aku berharap mereka berutang budi padaku lalu tidak pergi.

Aku berharap mereka dapat membantuku dalam pekerjaanku.

Yang mengejutkanku itu ……

Dua anjing induk itu bis melompati dengan mudah pagar kayu dan parit yang aku buat.

Mereka melompat dengan ketinggian sekita 2-3 meter dan jarak sekitar 5-6 meter.

Lalu kenapa meeka tidak melompati itu saat mereka kesini pertama kali?  Apa itu karena luka-luka mereka/ atau apakah karena anjing betina itu hamil?

Yah, anjing induk bergerak tanpa izin dan masuk ke hutan untuk berburu kelinci dll.

Aku heran mengapa merka tidak memakannya seperti apa adanya dan membaawa ke hadapanku. Apakah menreka mengenaliku sebagai tuan mereka?

 Atau apakah mereka menyuruhku mengulitinya?

Yah, setidaknya aku selamat karena mereka bisa mengamankan makanan.

Juga, karena aku merasa sedikit tidak nyaman, aku memperluas lebar dan kedalaman parit.

Namun anjing induk melompat tanpa mempedulikannya ……

Kejutan selanjutnya.

Kecepatan pertumbuhan anak anjing.

Tubuh anak anjing semakin membesar.

Meka kecil dan imut awalnya, tapi setelah tujuh hari, mereka berhenti minum susu dan mulai makan daging seperti induk mereka.

Jika kamu melihatnya dari dekat, gigi mereka mulai tumbuh dan taring juga mulai terlihat.

Namun mereka tetap memiliki atmosfer yang imut.

Bagian ketiga yang mengejutkanku.

Induk anjing dan anak-anak anjing itu menjaga ladangku.

Tepatnya mereka mengusir burung-burung yang mendekati ladang.

Apalagi saat menemukan serangga yang mencurigakan, mereka menyalak dan memanggilku.

Benar-benar dapat diandalkan.

Juga, aku khawatir tentang kotoran anjing itu tapi aku bersyukur bahwa mereka melakukannya dilokasi yang ditentukan.

Anjing-anjing ini mungkin sangat cerdas.

Ngomong-ngomong, aku fokus untuk mengamankan makanan dan membangun gudang baru sepuluh hari terakhir sejak anak anjing terlahir.

Alasannya karena makin banyak mulut untuk dikasih makan dan anjing anjing tersebut telah menjadikan gudang sebelumnya sebagai rumah mereka.

Aku tidak memiliki waktu yang sulit dalam mengamankan makanankarena adanya alat pertanian serbaguna.

Karena aku sudah memiliki pengalaman dalam pembangunan, gudang baru ini terlihat lebih mantap.

——– —–

Apakah lebih nyaman tinggal disini?

Tempat tidurku dibangun dengan membuat lubang di batang pohon.

Karena itu dipohon, aku tidak bisa menggunakan api disana.

Haruskah aku membuat tempat tidurku sebagai gudang dan menjadikan tempat baru ini sebagai tempat tinggalku?

Setelah mempertimbangkannya…. aku membuat sebuah lantai dengan mengatur papan kayu dilntai gudang yang baru dan memutuskan untuk tinggal disana.

Setelah itu, saat melihat keadaan ladang, aku membuat pengaman dari kayu dan mulai membuat barang-barang kecil.

Secara khusus, piring dan gelas.

Piring dan gelas yang akugunakan sampai sekarang telah digunakan anjing.

Dibandingkan dengan saat pertama kali aku membuatnya, aku bisa membuat yang baru dengan lebih baik.

Aku pikir itu pengalaman yang tidak dapat aku beli.

Namun, aku tidak puas dengan itu dan sekarang aku menantang diriku untuk menyatukan beberapa kayu.

Sampai sekarang, satu satunya proses yang biasa kulakukan adalah memotong kayu besar dan itu tidak terlalu berat.

Meskipun piring dan gelas baik-baik saja, barang-barang seperti emberya menyimpan air sangat berat dan sulit untuk digunakan.

Aku memiliki alat pertanian serbaguna untuk digunakan sebagai pengait tapi aku tidak ingin bergantung padanya dalam segala hal.

Jika aku bisa membuat sesuatu dengan menyatukan bagian kayu yang berbeda aku bisa membuat sesuatu menjadi lebih ringan.

Tujuan akhirnya adalah bak mandi. Aku akan mencoba membuat ember untuk sementara waktu.

Bagaimana caranya aku mencegah air bocor?

Aku juga mengamankan daun.

Penggunaan utamanya adalah sebagai tisu toilet.

Berikutnya adalah tempat tidur.

Aku menemukan rumput dan mengumpulkannya dengan tujuan menjadikannya tisu toilet tapi setelah menggunakannya, aku mengeti bahwa seharusnya tidak demikian, aku tetap menyimpannya seperti apa adanya.

Jika kamu memasuki hutan, sulit mencari itu karena itu tumbuh sampai batas tertentu.

Jadi, aku mulai mengumpulkannya untuk meggunakannya sebagai tempat tidu walaupun aku terkejut karena aku mengumpulkan lebih dari yang diharapkan.

Rumput itu tidak berat tapi membutuhkan cukup banyak usaha untuk membawanya dari tempat asal untuk dibuat sebagai tempat tidur.

Tapi hasil keja keas itu memang luar biasa.

Ngomong ngomong, anak anak anjing lah yang pertama mendapatkan tempat tidur.

Sngat menakutkan untuk menmakai tempat tidur rumput didekat api unggun sehingga aku membersihkan ruah anjing terlebih dahulu.

Aku membuat tempat tidur rumput itu untuk proses lahiran,bagaimanapun setidaknya mereka tidak akan kedinginan sekarang.

Aku bertanya tanya, berapa lama tempat tidur rumput ini akan bertahan.

Ini menjadi sedikit menyedihkan  untuk bepikir bahwa aku perlu mengumpulkan daun lagi jika itu layu.

Tidak bisakah aku melakukan sesuatu tentang hal itu?

Ini memang masih awal tapi pertumbuhan tunas itu nampaknya bagus.

Ngomong ngomong, aku mulai mengantisipasi beberapa yang telah tumbuh dewasa.

Wortel, kentang, kubis, tomat,labu, timun, terong, lobak, bayam, jagung, semangka, stroberi.

Itulah tanaman yang aku bayangkan saat membuat punggung ladang .

Jadi tanaman yang kamu bayangkan saat membuat punggung ladang akan tumbuh?

Aku ingin bereksperimen tapi untuk saat ini, aku tidak ingin melakukan sesuatu lagi sampai iu bisa dipanen.

Bagaimanapun aku belum pernah mengumpulkan hasil panen sekarang.

Aku bahkan tidak tahu berapa banyak air yang dibutuhkan.

Apalagi setahuku tidak ada tanaman yang tumbuh secepat ini.

Dengan katalain, ini mungkin keunikn tanaman didunia ini.

Jadi,aku membagi satu sisi ladang aku membajak sekeliling ladang dengan cangkul dari alat pertanian serba guna hanya disatu sisi, aku menaruh beberapa pupuk dan air disana, dan tidak melakukan apapun di sisi yang lain.

Mari lihat bagaimana itu akan mempengaruhi hasil panen.

Salah satu hal yang biasa terjadi pada semua tanaman adalah adanya serangga.

Karena tidak tahu cara membuat bahan kimi pertanian,aku berpikir untuk menggunakan api tapi memikirkan bagaimana hal itu akan mempengaruhi tanaman, aku tidak jadi melakukannya.

Setelah memikirkannya, serangga tidak menyukai air, aku mengubah alat pertanian serbaguna menjadi kaleng/corong penyiraman dan menyiram air.

Aku menemukan fakta bahwa serangga tidak menyukai air adalah saat aku menyiram hasil panen.

Setelah itu ketika aku menemukan hama, aku mengubah alat pertanian serbaguna menjadi kaleng penyiram dan menyiramkan air untuk mengusir hama.

Ngomong-ngomong, anjing-anjing itu sama sekali tidak mencoba memakan serangga.

Sepertinya mereka hanya menyukai daging.

——————– bersambung ———————