innv1

Chapter 12 – penegasan kembali

Ada banyak yang hilang.

Aku tahu, tapi aku sadar lagi.

Saat ini, aku sangat menginginkan bumbu dan garam.

Meskipun jika kamu makan hasil panen seperti apa adanya, itu tetap sangat lezat, tapi aku menginginkan rasa asin.

Selain itu, garam akan sangat dibutuhkan jika kamu mempetimbangkan sesuatu seperti memasak dan mengawetkan makanan.

Namun, tidak ada laut disekitar sini.

Karena aku membajak daerah disekitar tempat aku tidur, aku jadi bisa melihat jauh, tapi hanya ada gunung disegala arah.

Sepertinya tempatku berada sekarang itu seperti lembah.

Jadi, mencari laut seprtinya akan sia sia.

Dan harapan yang tersisa adalah garam batu.

Tapi,apakah garam batu dapat ditemukan dengan mudah?

……. ……

Itu tidak akan bisa tertolong jika aku tidak mencarinya.

Sebelum itu sebaiknya kita membajak ladang yang telah kita panen habis dan kita akan memelihara tanaman selanjutnya.

Jika kamu membuat punggung dengan alat pertanian serba guna, percayalah bahwa kamu akan dapat menghasilkan tanaman yang diinginkan, pikirkan dengan pasti apa yang akan aku kembangkan kali ini.

Karena hasil panen dapat disimpan, kita tidak akan banyak menginginkan hasil kali ini.

Aku ingin melakukan eksperimen untuk memahami apa yang dapat aku lakukan dan apa yang tidak dapat aku lakukan.

Jadi aku akan berusahan membuat ladang buah.

Jika itu adalah buah, maka akan mudah dilestarikan dan tidak pelu panik untuk segera dipanen.

Secara tentatif, apel, pir, jeruk, tiram, buah persik.

Jika ini buah, seharusnya bukan punggung kan, tapi seharusnya menanam bibit.

Meskipun aku bermaksud melakukannya satu persatu, aku membuat empat pohon masing masingnya karena aku sedikit khawatir apakah akan berbuah hanya dengan satu pohon saja.

Aku menggunakan dua ladang untuk ini.

Jika berbuah dengan baik, aku ingin membuat lebih banyak.

Selanjutnya kita memiliki dua ladang tomat dengan kualitas bagus.

Aku akan mencoba padi di satu ladangnya.

Nampaknya beras memerlkan bibit untuk tumbuh disawah …. aku tidak mengetahui detailnya.

Aku harus mencoba berbagai eksperimen.

Juga, aku sedikit khawatir apak bisa membuat sawah dengan alat pertanian serbaguna.

Saat ini jika aku memutuskan mengamankan air dari sumur, maka sawah sawah itu akan mati.

Tapi aku ingin makan nasi.

Jadi aku hanya membuat bibit padi di satu ladang.

Mari bereksperimen perlahan untuk membuat sawah.

Setelah itu, karena aku ingin minyak, itu bisa dengan memeras lobak.

Jika aku melakukannya, aku harus memikirkan cara memerasnya …. ….

Apakah aku bisa mengubah alat pertanian serbaguna menjadi alat pemeras?

Apakah ada alat seperti itu?

Nah,lalu?

Dari ide memeras, satu ladang sebaiknya dengan tebu.

Terlepas dari garam, aku bisa membuat gula jika ini berjalan dengan baik.

Aku juga akan mencoba menanam kedalai dan gandum.

Meski sawahnya masih kosong, aku kira aku akan tetap bereksperimen dengan saawah disana.

Butuh waktu dua hari atau lebih untuk mendapatkan sesuatu.

Terasa segar.

Aku menuju hutan untuk mencari barang baru.

Bahkan saat menuju hutan, beberapa kuro akan menemaniku.

Dan itu cukup ramai.

Aku senang dengan perasaan ini,tapi aku juga ingin mereka menjaga ladang.

Kira kira sepuluh hari saat aku mencoba berjalan ke berbagai arah, tapi tidak ada yang khusus.

Kemanapun kita pergi, hutan tetap tidak berubah.

Kami menemukan kelinci biasa dengan taring, tikus besar, dan babi hutan besar.

Kami berjumpa sebanyak 30 kali dengan pertarungan 8 vs 1.

Tampaknya ada banyak kelinci dengan taring dihutan ini.

Aku melihat binatang yang mirip musang, tapi aku kabur setelah melihatnya, jadi aku tidak terlalu tahu detilnya.

Ketika aku memikirkannya, para kuro sangat agresif, sehingga tidak banyak hewan yang mendekat.

Sayang sekali aku tidak dapat menemukan sesuatu yang baru.

Aku ingin tahu apakah ini akan menjadi sia-sia bila ini tidak dilanjutkan dan kembali tidur?

Seperti yang diketahui, ada baiknya kita tidak perlu mencari dengan berlebihan karena pembajakan ini …..

Jika aku terus melakukannya, hutan akan habis dan ketersediaan kayu akan menjadi buruk.

Haruskah aku membuat hari khusus untuk pengamanan kayu disuatu tempat?

Aku memikirkannya sambil hanya memakan bayam, lobak, dan wortel yang direbus.

Aku ingin garam, atau bumbu alternatif.

Jika mencari selama sepuluh hari lagi, sepertinya itu tidak akan ada gunanya, mari kita mencoba mengamankan kayu.

Kebetulan, selama 10 hari aku melakukan penjelajahan, padi dan gandum berkecambah pohon kecil mulai tumbuh.

Aku berharap bisa memanen buah tanpa ada masalah.

Pencarian saat membajak.

Memikirkan sedikit.

Jika aku tidak mengolah ini, apakah aku harusnya mengamankan kayu ini?

Dengan kata lain, aku harus mencoba mengubah alat pertanian serba guna selain bentuk cangkul.

Alat yang mudah bergeak selaincangkul …. gerobak satu roda?

Bisakah aku melakukannya?

Itu berhasil.

Oh dalam hali ini, jika ada ruang dimana gerobak bisa maju, itu pasti akan berhasail.

Karena mendorong dan bukan membajak, kecepatan gerakku menjadi meningkat.

Tapi setelah aku perhatikan.

Aku tidak tersesat dihutan karena aku bergerak saat membajak.

Jika aku tidak membajak, aku akan tersesat.

…… ……

Apakah aku menambah beban geobak?

Itu Kuroyon yang menaiki gerobak.

Ini tidak berat.

Ini berkembang (peralatan pertanian serba guna).

Kuroyon melambaikan ekornya, tapi ini bukan permainan baru.

…… ……

Itu benar, jika para kuro masuk disitu, aku tidak akan tersesat.

Bagaimanapu, para kuro bisa masuk ke hutan dan berburu kelinci dan dapat kembali lagi.

O o~tsu

Ini adalah ide yang bagus.

Ayo lakukan itu.

Ngomong ngomong, jika aku bisa menangani gerobak dorong, aku akan mencoba mengambil tantangan untuk mengubahnya menjadi sepeda atau sepeda gunung, tapi sepertinya itu tidak ada gunanya.

————— bersambung —————–