10ngv4

Part 10 – Yuuji, Mendengar Kisah Aneh dari Pedagang

「itu benar Alice, hari ini mari kita makan siang bersama dengan oji-chan pedagang di luar.」 (Yuuji)

「Ojichan! Apakah ojichan selesai melewati pembicaraan yang sulit? 」(Alice)

「Selamat pagi, Alice-chan. Ya, pembicaraan yang sulit dengan Yuuji-san telah selesai. Sama seperti di desa Anfore, oji-san akan berkunjung sesekali kesini. 」(Kevin)

Ketika negosiasi Yuuji dengan penjaja Kevin dari pagi ini telah selesai, dia menerima undangan Kevin untuk makan siang bersama, dengan gerbang masih ada di antara keduanya.

Ngomong-ngomong, trio petualang juga makan makanannya di tempat yang cukup terpisah dari pintu gerbang. Mereka benar-benar menjadi objek yang harus diwaspadai.

「Lalu, Yuuji-san. Ini adalah makanan portabel di dunia ini. Ini pertama kalinya kamu makan sesuatu seperti ini kan? 」(Kevin)

Yuuji yang menerimanya, merasa bahwa itu terlihat sangat aneh di tangannya dan menunjukkan ekspresi terganggu.

「Apakah ini …… roti? Apakah ini roti keras yang diawetkan dengan cara memanggangnya seperti yang kudengar sebelumnya? …… Alice juga harus makan ini 」(Yuuji)

“Iya! Jika kamu memakannya sedikit demi sedikit, perutmu bisa menjadi kenyang! Tidak begitu manis dan lezat seperti Ca*rimate yang dimiliki Yuuji-nii, tapi Alice juga menyukai roti jenis ini! 」(Alice)

“O-Oh, apakah begitu?” Alice dengan tegas menyatakan bahwa dia menyukai roti keras dan membuat Yuuji ingin mengikutinya. Dia menenggak giginya ke roti, tapi sulit, kering dan itu membuat suara yang mirip dengan menggigit plastik.

「Oh, jadi Yuuji-san juga tahu tentang roti kerasnya! Lalu berikutnya adalah dendeng. Karena kunjungan kali ini singkat, aku bawa yang tidak terlalu keras. Kotarou-san ini adalah daging yang telah aku siapkan dengan sedikit kandungan garam. 」(Kevin)

Sambil mengucapkan terima kasih, Yuuji menerimanya dan segera memasukkannya ke dalam mangkuk Kotarou.

“Ara, betapa cerdiknya kamu.” (Kotarou)

Kotarou mengayunkan ekornya, sepertinya dia bahagia. Pertama dia mencium bau itu, lalu dia mengalihkan pandangannya kepada Kevin seolah mengatakan,

“Itu lumayan.” (Kotarou)

 Meskipun mereka hanya sedikit makan, Kevin dan Alice, dengan partisipasi sesekali Yuuji, berbincang dengan udara yang riang meski itu menjadi pertempuran keras melawan kekerasan roti. By the way, Yuuji menyediakan air minum.

✦✧✦✧

「Omong-omong, Yuuji-san. Rumah ini, memiliki dinding tak kasat mata kan? Dapatkah aku menyentuhnya? 」(Kevin)

「Benar, Kevin-san selalu menunggu di depan gerbang sejak awal. Tidak apa-apa, kamu bisa memeriksanya. 」(Yuuji)

Menerima izin dari Yuuji, Kevin dengan malu-malu mencapai tangannya ke arah rumah.

Tangannya berhenti. Dia berhubungan dengan dinding tak terlihat.

「 Aku mengerti  …… Yuuji-san, meski mungkin itu informasi yang tidak bisa diandalkan, namun aku pernah mendengar tentang fenomena yang serupa dengan ini. Tentu saja mungkin juga aku bisa salah … .. Sebagai pembicaraan sampingan setelah makan, apakah kamu ingin mendengarkannya? 」(Kevin)

「Oh !? Ya! Jika kamu tahu sesuatu tentang hal itu, tolong beritahu aku! 」(Yuuji)

Hambatan misterius yang melindungi Yuuji, Alice dan rumah dari bahaya. Jika dia bisa mendapatkan sedikit informasi tentang hal itu, maka Yuuji akan sangat memintanya.

「Lalu …… Ini berasal dari presiden perusahaan toko besar tempat aku magang. Itu adalah pengalaman pribadinya saat masih muda dan menjajakan apapun di berbagai negara. 」(Kevin)

Kevin memulai ceritanya dengan prolog ini. Bahkan saat dia menjajakan dari desa ke desa, terkadang dia menceritakan kisahnya di desa-desa. Itu sebabnya cara berbicaranya benar-benar lancar.

✦✧✦✧

Dikatakan bahwa jika kamu pergi ke selatan dari ibu kota, melewati dua negara, kamu akan bertemu dengan pegunungan besar. Sebelum presiden mengunjungi tanah itu, di antara pegunungan besar yang sangat kasar, sebuah bangunan tiba-tiba muncul suatu hari.

mendaki gunung berarti mempertaruhkan nyawa seseorang, siapa yang membangun didaerah seperti ini? Meskipun tempat itu bisa dilihat oleh desa di kaki gunung, kapan tiba-tibaitu  muncul? Seluruh wilayah itu bingung.

Namun, baik penduduk lokal maupun tentara penguasa feodal tidak dapat mencapainya, karena ada tembok tak terlihat yang menghalangi jalan mencegah mereka memasuki pegunungan.

「Saat presiden mengunjunginya, konon sudah melewati 10 musim semi sejak kemunculannya yang tiba-tiba.」 (Kevin)

Mari kita simak fenomena misterius itu secara langsung! Presiden sempat berpikir. Beruntung secara kebetulan, inilah saat desa di kaki gunung melakukan barter setahun sekali dengan penduduk dalam bangunan itu, jadi dia membujuk mereka untuk membiarkannya menemani mereka saat mereka melakukan barter.

Kemudian semua yang dia lihat selanjutnya, misterius baginya.

Dia memiliki izin untuk memeriksanya, dan memastikan bahwa ada dinding tak kasat mata yang menghalanginya melangkah lebih jauh. Itu baik-baik saja. Itu misterius, tapi dia sudah pernah mendengarnya.

Namun, entitas misterius itu bukan hanya dinding tak terlihat. Ada sekitar 10 orang yang turun dari bangunan di pegunungan, tapi mereka mengenakan pakaian hitam yang sama dan mencukur kepala mereka. Mereka juga tidak memakai ornamen apapun.

Wajah mereka memiliki sedikit ekspresi dan belum lagi untuk berbicara dengan penduduk desa, mereka bahkan tidak saling berbicara. Mereka menggunakan gerak lamban untuk berkomunikasi satu sama lain.

「Presiden mengatakan bahwa itu adalah pengalaman teraneh yang pernah dia alami. Bahkan saat dia menjajakan barang di sekitar daerah itu, tidak ada orang yang tahu tentang mereka. Karena setiap orang memiliki penampilan yang sama, dia mengira mereka adalah suku minoritas atau semacam kelompok agama dan menyelidiki mereka, namun dia tidak menemukan organisasi yang serupa dengan mereka. Itu sebabnya … 」(Kevin)

Saat itu, Presiden mengira mereka adalah Pengunjung. Bangunan dan kelompok yang tiba-tiba muncul. Orang yang tidak berinteraksi dengan orang lain, mereka adalah Pengunjung.

Dari mendengarkan cerita ini, hal itu melahirkan keingintahuanku mengenai keberadaan Pengunjung, sehingga saat bekerja di toko besar atau menjajakan di berbagai tempat, aku menyelidiki berbagai cerita rakyat atau catatan sebagai hobi.

Mungkin karena ini, aku bisa berkenalan dengan Yuuji seperti ini.

Kevin sedang berbicara dengan sungguh-sungguh. Yuuji, Alice dan bahkan Kotarou tertarik pada kisah misteriusnya.

✦✧✦✧

「Kemudian, cerita yang aku ingin kamu dengar adalah tentang ini. Inilah cerita yang sebenarnya dialami presiden …… 」(Kevin)

Sambil dengan lancar menceritakan seperti pembawa cerita sejati, Kevin meneruskan ceritanya.

Pada saat barter itu, ada seorang gadis dari desa kaki gunung yang juga ikut serta. Presiden mengatakan bahwa dia memiliki penampilan yang layu, selalu resah, dan sepertinya dia bisa kehilangan nyawanya setiap saat.

Setelah barter selesai, sebelum mereka kembali ke gedung, gadis itu mulai berbagi kisah hidupnya sedikit demi sedikit. Nah, karena Alice-chan ada di sini, mari kita singkat itu, singkatnya, dia memiliki kehidupan yang sangat menyakitkan. “Jika aku bisa tinggal di tempat yang terpencil di tempat ini, maka aku juga ingin menjalani kehidupan itu, tolong bawa aku.” Permohonan Wanita tersebut didengar mereka.

Kemudian, satu di antara mereka, menarik masukwanita tersebut ke dinding tak kasat mata dari dalam, dengan memegang tangan wanita itu.

Setelah itu, sambil mengangguk dan menatap wanita itu, dia ditarik dan berjalan menuju batas dinding tak kasat mata.

Kemudian……

「Misterius, wanita itu melewati dinding tak terlihat. Setelah itu presiden mendengar bahwa kadang-kadang orang-orang mengunjungi tempat itu dengan mengatakan “Aku ingin menjalani kehidupan yang terpencil disini.” “Aku ingin mundur dari kehidupanku saat ini.” Ini telah menjadi tempat momen terakhir di mana orang-orang seperti itu tuju.

Di depan Kevin yang menyelesaikan ceritanya, Yuuji mengeluarkan napas dalam-dalam dia lupa untuk menghembuskan nafas.

“Ara, aku cukup tertarik dengan ceritanya.” (Kotarou)

Dia menggelengkan tubuhnya seakan terjatuh di air.

「Maaf, aku lupa mengatakan hal yang penting. Ya, jika penduduk tempat itu membawa seseorang dari luar, nampaknya mereka bisa melewati tembok tak terlihat. Inilah yang Presiden selidiki hanya karena penasaran, …… tapi untuk orang-orang yang membawa senjata atau orang yang tidak memegang senjata tapi memiliki niat buruk terhadap penduduk atau bangunan, bahkan ketika mereka dibawa, mereka tidak dapat di masukkan. 」(Kevin)

Meskipun kepala desa dan penguasa feodal setempat telah mencoba untuk mengirim orang-orang sebelumnya, namun pada saat presiden berkunjung, mereka telah menyerah pada usaha ini, karena bangunan dan penghuninya tidak mengalami kerugian, mereka hanya diam saja. menyetujui dan membiarkan mereka.

Tentu saja apakah ini benar atau tidak, aku tidak tahu.

Sambil mengatakan ini, Kevin menyimpulkan pembicaraan hari ini.

「Ketika suatu hari nanti Yuuji-san bisa mempercayaiku, mari kita coba ini. Aku tidak akan masuk rumah, hanya kebun saja sudah cukup. Jika aku bisa masuk, maka ada sesuatu yang harus aku banggakan di depan presiden suatu hari nanti. Tentu saja, hanya jika Yuuji-san memberi izin untuk itu. Itu benar, tempat itu membutuhkan waktu setengah tahun untuk dicapai dengan kereta kuda. Jika kamu tertarik untuk mengunjunginya, maka ayo kita pergi bersama. Aku juga ingin melihat tempat itu. 」(Kevin)

Kevin menunjukkan senyuman yang tidak bersalah, sejak awal orang ini menyukai cerita misterius seperti ini, oleh karena itu Yuuji memikirkan apakah itu akan mempengaruhi dia atau tidak.

「Terakhir …….. Pada satu titik, daerah itu diserang gempa. Gempa di sisi gunung sangat besar, bahkan bangunan yang bisa dilihat dari desa tersebut memiliki sebagian dindingnya yang roboh. Namun saat mereka melihatnya lagi keesokan paginya, itu sama seperti sebelumnya. Penduduk desa di kaki gunung mengira jika mereka melakukan kesalahan dan hanya melihat ilusi. Namun presiden berhipotesis bahwa bangunan itu dikembalikan ke keadaan sebelum rusak. Nah, aku juga menertawakan pemikiran liar itu. 」(Kevin)

Tapi jika kamu khawatir dengan hal itu, maka Yuuji-san dapat mencobanya sendiri, adalah apa yang dia katakan.

✦✧✦✧

Sebelum dia perhatikan, matahari telah terbenam dari langit.

Sepertinya kita Sudah lama bicara. Alice menyandarkan kepalanya ke bahu Yuuji saat dia melakukan sesuatu.

Kotarou meletakkan kepalanya di pangkuan Alice, tapi telinganya masih berdiri untuk mendengarkan pembicaraan.

「Ups, sudah gelap. Yuuji-san, karena kita akan kembali ke kota pada pagi hari, tolong terima salam perpisahanku sekarang juga. Lalu, sampai jumpa di musim panas nanti. Sampai jumpa nanti Alice-chan. Kamu juga Kotarou-san. 」(Kevin)

「Sama untukku, aku juga ingin berterima kasih atas cerita yang menarik darimu.」 (Yuuji)

Sambil meletakkan tangannya di depan dadanya, Kevin membungkuk pada Yuuji, lalu dia dengan ringan melambaikan tangan kepada Alice dan Kotarou.

Yuuji juga membalas ucapan terima kasihnya, Alice berkata “Sampai jumpa nanti ojichan” dan berpamitan sambil memiliki mata yang mengantuk.

Mungkin karena dia puas dengan ceritanya, Kotarou juga mengayunkan ekornya dan “Woof!” Mengirim sebuah perpisahan.

Mereka telah bertukar janji untuk membawa barang dan berbagai informasi.

Meski ada juga yang tidak pasti, namun ia sudah mendapatkan banyak hal dari Kevin si pedagang.

Bagaimanapun, hari kedua yang panjang untuk Yuuji akhirnya selesai.

———— bersambung ———–