innv1

Chapter 18 – Musim semi telah tiba.

Tanduk Kuroichi, Kuroni, Kurosan, Kuroyon jatuh.

Itu sedikit mengejutkanku, tanduk kecil sepertinya tumbuh di dahinya lagi.

Demikian juga, kemungkinan itu tumbuh dari dahi Kuro dan Yuki.

Aku merasa nyaman untuk melihat apakah itu akan tumbuh.

Karena tanduk Kuro dan Yuki patah sebelumnya, aku mengabaikan mereka.

Kumpulkan tanduk Kuroichi dan yang lainnya yang terjatuh dan jadikan hiasan di kennel sebagai tugu peringatan.

Tanduk itu terlihat seperti pisau dengan desain dan itu sangat indah.

Aku ingin tahu apakah itu akan meningkat di masa depan.

Bagaimanapun, aku akan melanjutkan aktivitas.

Pertama adalah ladang.

Selama musim dingin, hasil panen cukup banyak kami konsumsi.

Selama musim dingin aku telah memikirkan berbagai hal.

Jika tidak ada bumbu, aku ingin tahu apakah aku bisa membuat tanaman dengan rasa yang kuat.

Bawang putih, bawang merah, daun bawang.

Meskipun tidak mungkin memberikannya kepada para Kuro, bagaimanapun aku juga ingin berusaha keras untuk memperkaya makananku.

Juga, teh.

Aku seharusnya sadar untuk ini sejak awal.

Setelah itu aku ke ladang kosong dari tomat dan kentang biasa.(TL Note: Mungkin kentang dan tomat yang tidak dipupuk/ disiram)

Karena aku menggunakan yang lain untuk menanam pohon buah, maka yang tersisa adalah ladang tipe biasa.

Aku khawatir, tetapi aku akan mencoba mengubah beberapa menjadi kubis dan bayam.

Sayuran itu penting.

Ketika ladang selesai, selanjutnya periksa pagar kayu dan parit yang mengeliligi lingkar luar ladang.

Aku khawatir ada sesuatu yang salah selama musim dingin, tetapi tidak ada kelainan di pagar kayu.

Dalam arah parit, seekor kelinci yang taringnya tumbuh jatuh dan dia sekarat.

Aku ingin tahu apakah itu datang untuk menyerang ke sini.

Aku tidak bisa memakannya jika saya memikirkan kesehatan.

Setelah aku membawanya, aku membuatnya menjadi pupuk.

Demikian juga,aku memeriksa jalur air untuk waduk dan drainase.

Terlepas dari jalur air itu, aku sedikit terkejut karena di waduk ada sedikit air.

Memikirkan salju yang turun, aku bertanya-tanya apakah itu meleleh dan terakumulasi disitu.

Karena bagian bawah waduk dipukul dengan palu 【Peralatan pertanian serbaguna】, air tidak meresap.

Apakah akan berbau?

Meskipun aku ingin mengurasnya, bagaimanapun tempat saluran air untuk drainase jauh lebih panjang daripada tempat di mana air ditampung.

Karena aku tidak bisa berbuat apa-apa, aku meninggalkannya.

Tidak akan ada masalah.

Aku memutuskan untuk melanjutkan membuat saluran air untuk mengambil air dari air terjun yang telah tertunda untuk waktu yang lama.

Ini menyenangkan untuk karena menjadi pertama kalinya setelah waktu yang lama, tetapi tampaknya masih cukup panjang.

Jumlah tanah yang tertumpuk bertambah setiap kali mendekati air terjun.

Meskipun aku khawatir bahwa tidak ada masalah dengan jalur tersebut, aku melakukan yang terbaik untuk tidak membuat kesalahan jalur ke air terjun untuk saat ini, bahkan jika aku bisa memperbaikinya.

Aku merasa seperti sedang membuat tembok yang  bagus, aku sedikit memperhatikannya.

Saluran air ini untuk menghubungkan air terjun dengan tempat tidur.

Itu telah menjadi tembok.

Bukankah hewan yang datang dan pergi akan susah melewati ini jika aku tidak membuka lubang untuk suatu bagian di suatu tempat?

Pertama, tidak nyaman bagiku untuk pergi ke sisi lain tembok.

… ….

Mari kita buat lubang setelah saluran air selesai.

Ya, aku tidak akan terburu-buru.

Aku pikir begitu, tapi aku akhirnya membuat beberapa lubang untuk lalu lintas untuk mengubah suasana hatiku.

Seorang pria pasti mencintai lubang.(TL Note: Ka*vret)

——— bersambung ———