Everyone-Else-is-a-Returnee

Chapter 1 – Aku tinggal sendirian 1

Setelah tidur sebanyak yang dia mau, dia bangun dan datang ke dapur, makanan (sarapan dengan perasaan) yang disiapkan oleh malaikat itu masih mengeluarkan uap di atas meja.

Malaikat itu sendiri tidak ada di sana, tetapi dia tidak terkejut karena dia(Malaikat) mengatakan bahwa bertemu denganku adalah hal yang aneh bahkan untuk dirinya sendiri dan tidak akan mudah untuk bertemu dengannya di masa depan.

“Sangat lezat.”

Sekarang dia menjadi sendiri, dia tersentuh pada sesuatu yang sangat sepele. Terlebih lagi, itu bukan hanya kata-kata kosong ketika dia mengatakan itu lezat. Dia merasa menyesal tetapi itu memang lebih lezat daripada masakan ibunya. Makanannya bergizi seimbang dan pada saat yang sama itu enak, jadi itu adalah makanan yang sempurna.

“jika dia bisa menghasilkan banyak uang, maka dia akan menjadi istri nomor satu.”

Siapa yang akan menikahi malaikat? Malaikat lain, seperti yang diharapkan, bukan? – Sambil memikirkan hal-hal sepele seperti itu, ketika dia hendak mencuci piring, piring-piring itu menghilang dalam diam. Tampaknya mencuci piring juga ada dalam layanan.

Yu IlHan mandi dan berpakaian sendiri sambil merasa seolah-olah dia masih digoda oleh malaikat, dan ketika dia akan mengenakan kaus kakinya untuk pergi ke perguruan tinggi, dia ingat bahwa tidak ada yang bisa dia lakukan di sana dan berhenti.

“Baiklah kalau begitu.”

Apa yang harus kulakukan sekarang.

Jawabannya segera terungkap. Bukankah malaikat itu mengatakan untuk melatih tubuhnya? Meskipun sel tubuhnya tidak menua, mereka masih aktif, jadi jika dia melatihnya maka hasilnya akan tercermin di tubuhnya.

Dia sejujurnya tidak suka menggerakkan tubuhnya. Dia tidak memiliki kemampuan atletik, dan dia tidak memiliki memori yang baik dalam hal yang berkaitan dengan olahraga.

Dalam estafet atletik di sekolah menengah, tongkatnya terlepas dari tangannya dan tongkat itu akhirnya menyentuh wig guru PE ketimbang jatuh pada pemain berikutnya. – Ada satu yang bagus…. Itu ingatan yang bagus!

Namun, untuk menggunakannya sebagai alasan seperti anak kecil dan menghindari pelatihan, situasinya terlalu serius.

Monster tidak akan muncul hanya dalam 10 tahun kan? Aku tidak dapat mempraktekkan penggunaan mana seperti umat manusia lainnya sehingga aku harus melakukan apa pun yang dapat aku lakukan untuk meningkatkan kekuatanku – pikirnya.

‘Pergi ke gym, kah …’

Setelah memutuskan itu, Yu IlHan berdiri dan menghela nafas. Dia memutuskan untuk melatih tubuhnya, jadi sekarang waktunya untuk meneliti materi tentang bagaimana cara berlatih secara efisien.

Setelah berinvestasi setengah hari untuk mencari cara melatih otot, dia mulai makan siang (dengan perasaan) yang tersedia di atas meja dan pergi. Gym di distrik terbuka seolah-olah itu sesuatu yang normal, dan mesin yang tak terhitung jumlahnya menyapa Yu IlHan.

“Fuu.”

Yu IlHan, yang sekarang sedikit, hanya sedikit, memiliki motivasi mendesah dan mendekati sepeda yang akan membakar lemak tubuhnya.

Itu adalah awal dari modifikasi tubuh Yu IlHan.

Yu IlHan pergi ke gym tanpa mengeluh sama sekali.

Untuk 3 tahun.

[Apakah kamu benar-benar orang modern? Bagaimana kamu bisa melakukan hal yang sama setiap hari selama 3 tahun?]

Sampai pada titik dimana malaikat itu muncul dan bertanya seperti itu kepadanya.

“Tapi aku harus melakukannya.”

[Kamu melakukannya?]

“seperti yang kubilang aku harus melakukannya. Ini Tidak jauh berbeda dengan belajar selama 3 tahun di sekolah menengah. ”

[……]

Malaikat itu memandang Yu IlHan seolah melihat ke arah monster.

Seperti yang dikatakan malaikat, dia tidak menua, tetapi tubuh Yu IlHan, setelah mengkonsumsi cukup nutrisi dan melakukan latihan terlalu banyak, berkembang ke titik dimana dia terlihat seperti seorang pelatih kesehatan yang muncul di TV. Yah, itu cukup jelas karena dia tidak belajar sama sekali dan berlatih sepanjang hari.

[kamu memang bukan orang biasa. Bagaimanapun, aku tahu bahwa kamu memiliki keterampilan bersembunyi yang dapat menyembunyikan dirimu dari pandangan Tuhan.]

“Jangan salahkan aku!”

Dan dia pergi ke gym selama 2 tahun lebih lagi. Periode waktu yang dijanjikan sang malaikat adalah 10 tahun jadi hanya 5 tahun tersisa sekarang. Pada titik ini, dia mulai sakit dan lelah pergi ke gym setiap hari.

“Aku harus belajar seni bela diri dan beberapa persenjataan kan?”

[Tidak ada yang mengajarimu?]

Meskipun dia mengatakan bahwa tidak banyak pertemuan di masa depan, dia menunjukkan dirinya cukup sering dan mungkin dia sudah terbiasa dengan Yu IlHan, tetapi dia tidak berselisih dengannya lagi. Jika seseorang tidak mempertimbangkan sayap berbulu di punggungnya, maka dia hanyalah seorang kakak yang cantik, jadi dia tidak merasa buruk tentang sikapnya

“Aku tidak tahu mengapa, tetapi internet dan listrik masih berfungsi jadi aku akan belajar sendiri dengan melihat beberapa video di youtube atau semacamnya.”

[Yah, bagaimanapun waktu berhenti setelah semua.]

“Kamu akan terus menggunakan alasan itu kan?”

[Ya.]

Yu IlHan berhenti menatap malaikat itu dan menghela nafas.

“Jika kamu merekomendasikanku satu, kira-kira apa itu?”

[Vale Tudo dan pelatihan tombak. Yah, aku rasa tidak akan ada banyak catatan tentang pelatihan tombak, jadi berlatihlah dari dasar sampai kamu mati.]

“Aku bilang satu!”

[Bukankah masih ada 5 tahun? Dapatkan dasar-dasar untuk keduanya.]

Dan apa? Apakah Vale Tudo seni bela diri yang sistematis pertama-tama? Yu IlHan, yang mengeluh pada malaikat itu, berubah pikiran ketika dia melihat wajahnya yang serius.

Itu tidak seperti dia menggodanya. Dia menasihatinya dengan seni bela diri yang benar-benar akan membantu ketika bumi mengalami bencana besar.

Maka dia tidak punya pilihan. Jika itu adalah rekomendasi malaikat, dia harus mengikutinya. Yu IlHan bergumam pada dirinya sendiri di dalam hatinya dan menggerakkan tubuhnya.

Gerakan tubuhnya ringan. Tubuhnya yang berubah membuatnya merasa ringan.

Pada awalnya, dia benar-benar sedih dan kesepian, tetapi ketika dia hidup untuk sementara waktu, dia sekarang sudah terbiasa. Bukankah kemampuan adaptasi manusia menakjubkan?

Masalah Makan dan tidur telah terpecahkan dan ada sesuatu yang harus dia lakukan setiap hari. Selain itu, ada malaikat yang mengobrol dengannya dari waktu ke waktu. Selain saat dia memikirkan ibunya, dan menjadi sedih, untuk yang lainnya masih bisa dilakukan olehnya.

“Aku harus bertahan selama 5 tahun. Hanya 5 tahun. Harus bertahan sampai saat itu. “

Dengan pikiran itu, Yu IlHan duduk di depan komputer. Dia mengira bahwa Vale Tudo dan pelatihan tombak sulit untuk dipelajari hanya dari internet, tapi dia masih memiliki 5 tahun. Dia berpikir bahwa itu masih mungkin baginya untuk melakukannya jika itu hanya melatih dasar-dasar.

Dua tahun pertama adalah proses trial and error. Dia memang melatih tubuhnya tetapi untuk Yu IlHan, yang belum pernah bertarung dengan orang lain sebelumnya, Vale Tudo sama seperti pacar baginya. Itu hanya ada di dalam monitor.

Sebaliknya, ada beberapa kemajuan dalam pelatihan tombak. Yu IlHan, yang tidak tahu seni bela diri, menggunakan tongkat kayu panjang dan bukannya tombak untuk mengulang gerakan menikam, mengayun, dan memblokir. Tapi ketika itu melewati 1 tahun dan 2 tahun, dia berpikir tombaknya harus memiliki berat. Yu Ilhan memperoleh pencerahan.

“Seni bela diri pada akhirnya sama dengan belajar.”

Bahkan sesuatu yang tidak dapat diperbaiki akan bisa dilakukan ketika diulang berkali-kali. Keyakinan itu membawanya lebih optimis. Itu sama untuk belajar, melatih tubuhnya, dan sekarang, itu sama untuk pelatihan tombak.

Maka bukankah Vale Tudo juga harusnya sama? Yu IlHan, yang hampir tidak berhasil meraih ujung seni bela diri, mulai mencari buku dan video dengan lebih antusias dan menjadi lebih terserap dalam melatih Vale Tudo dan pelatihan tombaknya.

Ketika dia memutuskan bahwa dia akan melakukannya, ada beberapa kemajuan. Di tempat pertama, Vale Tudo pada dasarnya adalah teknik bertarung praktis untuk membunuh musuh tanpa aturan apa pun. Saat meneliti buku dan video seni bela diri lainnya, dan berusaha untuk mempelajarinya dengan tubuhnya, Yu IlHan perlahan, sangat lambat, merasa seperti dia mendapat sesuatu.

Pelatihan Tombak juga – Dia mulai mempertimbangkan gerakan tubuh, bukan hanya sekedar menusuk dan berayun.

Gerakan sebelum-serangan, gerakan sesudah-serangan. Gerakan untuk meningkatkan kekuatan serangan. Langkahnya meningkat, dan level penggunaan tombaknya berkembang dan respon matanya berkembang. Itu adalah perubahan postif yang terjadi saat belajar Vale Tudo.

Otot Yu IlHan, yang dikembangkan secara sepihak, dikembangkan dengan cara yang lebih berorientasi pada pertempuran karena pelatihan seni bela diri. Sampai pada titik bahwa ketika 8 tahun berlalu sejak dia ditinggalkan, malaikat itu terkejut setelah melihatnya.

[Kamu tidak makan obat aneh kan?]

“Apa yang kamu katakan terhadap upayaku ?!”

[kamu seperti manusia yang mengejutkan. Atau semua manusia seperti ini?]

“Tinggalkan aku sendiri.”

Masalah yang Yu IlHan miliki adalah dia tidak memiliki lawan. Dia harus bertarung dengan yang lain untuk mengetahui seberapa banyak teknik-nya bekerja, apa yang salah, dan apa yang harus diperbaiki. Berapa lama lagi dia harus berlatih dengan karung pasir dan kantong kacang?

Pada tahun ke-9 saat ditinggalkan dan tahun keempat pelatihan seni bela diri, Yu IlHan berpikir seperti itu. Itu adalah sesuatu yang bisa dia pikirkan karena dia lebih percaya diri dalam tekniknya. Berkelahi dengan yang lain – Jika itu dia dari 9 tahun yang lalu, dia akan takut dan melarikan diri. Atau menghubungi polisi.

[Kamu tahu?]

Dengan kata-kata itu, malaikat itu menunjuk pada dirinya sendiri. Yu IlHan bertanya dengan ragu

“Kamu ingin aku memukulmu? Angel-noona? “

[Meskipun aku mungkin terlihat seperti ini, aku adalah utusan Tuhan dan eksistensi yang lebih tinggi. Jadi aku jauh lebih kuat dari yang kamu pikirkan.]

“Kamu tahu apa itu Vale Tudo, kan?”

Vale Tudo adalah pertempuran praktis tanpa ampun. Itu adalah teknik pertarungan yang membuat seseorang bertanya-tanya apakah itu bukan tentang melumpuhkan lawan tetapi membunuh lawan. Tentu saja, dia baru melatihnya selama 4 tahun, tapi Yu IlHan tahu betapa mematikan efeknya jika dia menggunakannya pada manusia.

[Fuu. Akulah yang menyuruhmu untuk berlatih itu. Jangan khawatir dan datanglah padaku.]

“Apakah itu benar-benar oke? Kamu tidak akan mengatakan sebaliknya nanti kan?”

[Tentu saja.]

Malaikat itu memukul dadanya yang tidak berguna dan meyakinkannya(Yu IlHan). Yu IlHan menatapnya dan setelah dengan tegas memutuskan hatinya, dia pergi ke malaikat dengan mata terbuka.

“Makan tinjuku yang mengandung dendam 9 tahun terisolasi ini! Matilaaaaaaah! ”

[Fuu.]

Dan dia(Yu) dipukuli dengan parah. Malaikat itu seperti bintang yang lahir hanya untuk Vale Tudo.

[Kamu tahu sekarang? Kamu dapat menganggapku lawan bertarung seperti yang kamu inginkan. Itu adalah layanan terbesar sejak kelahiran malaikat!]

“Tidak…….!”

Setelah dipukuli dan mendapatkan memar di seluruh tubuhnya, Yu IlHan menolak dengan sekuat tenaga, tapi sayangnya dia tidak memiliki hak untuk menolak. Itu karena malaikat benar-benar ingin membantunya bertahan setelah bencana alam yang luar biasa setelah melihatnya berlatih serius selama 9 tahun.

Dari pandangan Yu IlHan, itu tidak bisa diterima, tetapi bahkan jika dia ingin melarikan diri, dia tidak bisa lari dari malaikat itu.

Bertempur dengan malaikat membuat pertumbuhannya benar-benar meningkat dengan cepat. Dia tidak mau mengakuinya, tetapi pertumbuhannya terlalu berbeda. Aku ingin berhenti merasakan rasa sakit ini dan memukul wanita itu tidak peduli apapun itu! – Karena itu adalah tujuannya selama menggerakkan tubuhnya.

Malaikat itu bangga dan Yu IlHan kesakitan. Kemampuannya di Vale Tudo dan Pelatihan tombaknya meningkat.

Sampai 10 tahun yang dijanjikan itu datang.

Yu IlHan mandi, bercukur, dan melihat sosoknya di cermin. Tubuhnya kuat sampai-sampai dia akan bisa bertarung dengan serigala karena melatih tubuhnya selama 10 tahun, tetapi wajahnya masih mahasiswa baru dari 10 tahun yang lalu. jadi ada ketidakharmonisan yang aneh.

“Akan lebih baik jika aku sedikit lebih tinggi.”

[Bukankah kamu akan tumbuh juga setelah bencana alam raya yang hebat? Wajahmu sedikit mengecewakan tapi sosok tubuhmu baik-baik saja jadi jika kamu tumbuh sedikit lebih tinggi …… Hmhm. Itu tidak terlalu buruk.]

“Bagaimana dengan wajahku !?”

Dia melihat ke cermin. Mata yang tidak besar, alis yang tipis, hidung yang tidak mancung sama sekali, bibir sedikit pucat, dan bahkan kulit lebih pucat. Hmm dia tidak dapat menyangkal bahwa dia memiliki wajah yang sedikit tidak bernyawa.

Tapi ini wajahnya sendiri. Wajah yang unik.

[Kamu mengukir banyak teknik ke dalam tubuhmu, sehingga kamu akan dapat menghadapi monster kelas rendah tanpa kesulitan. Lalu levelingmu juga akan mulus. Jadi kamu akan dapat menangani mana dengan segera.]

Malaikat itu berkata seperti itu. Dia sedikit kecewa karena dia bersiap-siap untuk perpisahan, tapi Yu IlHan bertanya balik karena ada sesuatu yang dia tanyakan.

“Bagaimana aku bisa membunuh monster-monster itu? Aku pikir kamu mengatakan kamu tidak dapat membunuh mereka tanpa mana. “

[Itu tentang monster kelas tinggi yang seluruhnya terbuat dari sistem energi yang lebih tinggi, monster kelas rendah dapat dibunuh dengan senjata atau tombak atau pisau dengan mudah, Paham?]

“Kamu menipuku, Malaikaaaaaaattt!”

[Fufuu. Aku tidak berbohong. Kamu yang tidak menanyainya secara detail!]

Malaikat itu dengan bangga membusungkan dadanya dan mengoceh. Wanita ini, adalah wanita nakal yang membanggakan daya tarik seksualnya kapanpun dia bisa – Bahkan dengan pikiran kacau, Yu IlHan memikirkan hal-hal ini.

Kemarahannya pecah, tapi itu menjadi tenang setelah beberapa waktu berlalu. Pada akhirnya, itu adalah tipuan baginya untuk tumbuh lebih kuat. Dia berusaha mengisi celah karena tidak bisa menangani mana.

Ketika dia berpikir seperti itu, dia tidak bisa marah, sebagai gantinya, semua energi mendatangi tubuhnya.

“Kehidupan kampusku yang biasa tidak mungkin membentuk aku seperti ini, kan?”

[Tentu saja. Mayoritas masyarakat normal akan mulai lumpuh. Dan periode di mana kemampuan bertarung lebi dibutuhkan daripada kemampuan akademis akan datang.]

“Fiuh ……”

[Ketika seseorang putus sekolah muncul pada awalnya, aku pikir langit akan runtuh, tetapi karena usahamu, aku tidak perlu terlalu khawatir. Kamu bekerja keras sampai sekarang. Kamu akan melakukannya dengan baik di masa depan.]

Saatnya tiba. Itu waktu yang sama seperti 10 tahun yang lalu. Tentu saja, Yu IlHan sendiri tidak bisa menghitung waktu sehingga malaikat itu yang memberitahunya.

Yu IlHan sengaja kembali ke tempat yang sama. Alun-alun rumput di dalam kampus perguruan tinggi. Itu adalah tempat yang tidak dia lihat selama 10 tahun tetapi tidak ada perbedaan.

“Terima kasih atas segalanya sampai sekarang, angel-noona.”

[Wow.]

Itu adalah pertama kalinya dia mengucapkan terima kasih. Malaikat itu juga tampaknya tidak berpikir bahwa dia akan menerima ucapan terima kasih dan sedikit bingung, tetapi pada akhirnya, dia tertawa dan mengepakkan sayapnya dan datang ke sisinya.

[Itu sangat menyenangkan, 10 tahun ini menyenangkan berkat kamu juga.]

“Apakah aku bisa bertemu denganmu lagi?”

[Yah, itu tergantung padamu.]

Malaikat itu berbicara sampai di sana, dan ragu-ragu sebentar sebelum menambahkan kata-kata lain.

[Namaku Rita.]

“Rita.”

Yu IlHan terus menggumamkan namanya seolah-olah dia tidak ingin melupakannya. Malaikat itu, Rita, menyaksikan sosok seperti itu dengan gigih sebelum mengepakkan sayapnya lagi.

[Aku harus pergi. Waktu di Bumi akan segera dimulai kembali, dan orang-orang akan kembali.]

“Semoga perjalananmu aman, Rita-noona.”

Keduanya mengucapkan salam perpisahan. Rita perlahan terbang ke langit dan Yu IlHan mencoba yang terbaik untuk menekan kekecewaannya karena perpisahan dengan Rita, dan kegembiraan akan kembali ke kehidupannya yang biasa dari 10 tahun yang lalu, dan menutup matanya.

——- ——

Tidak ada yang terjadi.

“……”

Yu IlHan membuka matanya. Dia lalu melihat Rita yang panik di udara.

“…… apa dia lupa menjelaskan sesuatu?”

Yu IlHan berkata dengan suara tenang. Rita perlahan turun ke tanah dan tertawa imut dengan ‘teehee’. Dan mengoceh.

[Aku pikir ada kesalahan.]

“Hei apa kamu gila XXXXXXXX!”

[Mungkin karena penghentian waktu atau alasan lain, tampaknya ada sedikit penyimpangan dalam sumbu waktu. Itu akan baik-baik saja. Tidak akan terlalu lama untukmu kan untuk bertahan 10 atau 20 tahun lagi ……]

“Aaaaaaaaaaaaaaargh.”

Sudah waktunya lagi! Yu IlHan mengamuk sambi berguling di lapangan rumput. Itu karena dia tahu bahwa dia akan dipukuli jika dia melawan malaikat.

Seperti itu, Yu IlHan, yang tenang setelah berguling di rumput dengan seluruh tubuhnya, bergumam sambil melihat langit biru dengan kesal.

“Baik. Hanya 10 atau 20 tahun. aku akan menunggu, tidak ada masalah. ”

Manusia adalah hewan yang dapat beradaptasi dengan baik. Dia melakukannya dengan baik sampai sekarang sehingga dia akan melakukannya dengan baik di masa depan – Sikap positif, yang merupakan satu-satunya sifat baiknya pada dirinya, yang menjadi satu dari sekian banyak, dalam meyakinkan dirinya sendiri.

Namun, bahkan setelah 10 tahun dan 20 tahun, umat manusia tidak kembali.

Dan ketika 50 tahun berlalu, Yu IlHan berhenti menghitung waktu.

———– bersambung ———-