hknt5

Part 8 – Yuuji, Bertanya pada Pedagang tentang Makanan Yang Diawetkan

「Selamat pagi, Kevin-san.」 (Yuuji)

「ojichan-peagang, selamat pagi ~!」 (Alice)

「Selamat pagi, Yuuji-san, Alice-chan. Juga Kotarou-san. 」(Kevin)

Keesokan paginya setelah kunjungan kedua pedagang Kevin. Yuuji dan yang lainnya saling bertukar sapa di pintu gerbang. Mereka sudah selesai sarapan.

Hari ini, Yuuji ditemani oleh Alice dan Kotarou, jadi itu adalah Yuuji Full Team.

「Ah, Yuuji-san. Karena mereka(Petualang) punya waktu luang, aku pikir itu adalah ide yang baik untuk membiarkan mereka membantu dengan membasmi tunggul. Apakah tidak apa-apa bagimu untuk meminjamkan mereka alat? 」(Kevin)

Trio petualang yang selalu menemani Kevin sebagai pengawal. Hari ini, mereka juga terjebak dengan tugas untuk membantu membersihkan lahan.

✦✧✦✧

「Lalu, Kevin-san. Sebelum aku mengajarimu tentang makanan yang diawetkan, pertama-tama ada banyak hal yang ingin aku ketahui tentang apakah mereka ada atau tidak …… 」(Yuuji)

「Ya, aku tidak keberatan. Aku akan menjawab sejauh pengetahuanku. Aku mungkin tidak dapat memperolehnya di kota Premie tetapi Ibu Kota dan tempat lain mungkin menjual jenis makanan yang diawetkan lainnya. 」(Kevin)

Seperti biasa, Yuuji memiliki bayangan berbeda di bawah sudut matanya. Tadi malam, setelah berkonsultasi dengan papan buletin dan menerima instruksi mereka, dia melihat gambar-gambar yang dipantulkan di monitor dan perlahan mengumpulkannya. Butuh usaha besar untuk digambar, tetapi entah bagaimana itu berakhir pada tingkat di mana itu dapat dilihat/dimengerti.

「Hal pertama yang ingin aku ketahui, adalah tentang tanaman …… Apakah ini ada? Ini makanan pokok negaraku, tanaman yang disebut beras … 」(Yuuji)

TLN: Bahasa inggris untuk beras, nasi, atau padi hanya rice jd bila ada kesalahan pengartian mohon dimaklumi.

「Ini …… Sayangnya, aku tidak tahu tentang mereka. Gambar ini sepertinya mereka terlihat setelah dipanen, bukan? Aku belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. 」(Kevin)

「Begitukah ……」 (Yuuji)

Yuuji merasa sedih. Itu tidak bisa dihindari. Dia sudah menghabiskan semua berasnya. Dia bisa saja meninggalkan beberapa di untuk ditanam, tetapi pengolahan sawah atau penanaman padi kering memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Ada kemungkinan dia tidak akan bisa makan nasi lagi. Jika orang Jepang tahu tentang ini, sebagian besar dari mereka juga akan kecewa. Tetapi sekali lagi, peluang untuk beras yang diolah untuk dikecambahkan adalah nol. Tidak mengetahui hal ini juga bisa menjadi berkah.

Namun, dalam beberapa hal, Yuuji beruntung. Jika dia makan nasi dengan semangat tinggi, tapi itu bukan nasi Japonica, maka dia akan menghentakkan kaki setelah mengetahui bahwa nasi yang dimasak tidak terlalu lezat ketika dia memakannya dan putus asa.

Petani Jepang sangat hebat.

Melihat Yuuji menerima begitu banyak kejutan, Alice bingung. Nasi yang dimasak memang lezat, tapi dia tidak mengerti mengapa Yuuji merasa kesal.

Di sisi lain, Kotarou bisa memahami perasaannya sedikit dan dengan lembut mengelus Yuuji, seolah berkata:

“Bergembiralah, ada kemungkinan itu ada di suatu tempat.”

Meskipun, bahkan jika itu ada, mungkin berasnya tidak enak, jadi rasa yang berbeda dapat mengirimnya ke dalam keputusasaan yang lebih besar ……

✦✧✦✧

「Lalu, bagaimana dengan ini? Ini disebut mie, itu adalah makanan yang bisa dibuat dari gandum atau sejenisnya …… 」(Yuuji)

Sambil mengucapkan kata-kata ini, Yuuji menunjukkan gambar udon dan semua jenis pasta. Gambar pasta yang ditunjukkan tidak hanya spageti tetapi juga makaroni, penne, farfalle, dan ravioli. Sebenarnya, ini membutuhkan waktu paling lama untuk digambar. Pada awalnya, itu hanya gambar pasta, tapi pandangan cepat pembaca papan buletin memutuskan bahwa Yuuji akan menggambar semuanya, bahkan pasta pendek.

「Hal yang panjang dan ramping ini, ada di negara selatan yang didirikan oleh seorang Pengunjung yang telah aku ceritakan sebelumnya. Aku belum pernah melihat mereka sedekat itu, tapi aku mengenali beberapa dari gambar ini ….. 」(Kevin)

Sepertinya mie ada di suatu tempat di dunia ini. Usaha besar Yuuji sia-sia.

By the way, Kevin mengatakan bahwa mie pasti memiliki nilai preservasi yang bagus. Tapi, karena budayanya berbeda, orang-orang tidak akan terikat padanya.

「Itu mungkin tergantung pada rasanya tapi …… ini bukan makanan yang diawetkan yang baru, kan?」 (Yuuji)

「Itu benar …… Meskipun, ada peluang bisnis jika kita bisa menjual dengan cara baru untuk memakannya, jadi jika tidak ada makanan yang diawetkan lainnya, maka Yuuji-san bisa mengajariku tentang hal ini ……」 (Kevin)

Kevin tampaknya tidak terlalu tertarik.

「Mungkin ini akan baik-baik saja. Karena aku telah mendengar bahwa itu mudah dibuat. Lalu, aku sudah makan makanan kering dan makanan asin kemarin …… 」(Yuuji)

「Ooh, kamu bahkan makan makanan yang bau itu! Bagaimana itu? Tidak peduli apa, aku tidak bisa memakannya …… ​​Orang yang menyukainya sepertinya menikmatinya,. (Kevin)

Yuuji memiliki kilas balik ketika dia makan ikan tadi malam. Dia membuat suara meringis yang suram.

Mungkin karena Alice dan Kotarou ingat bau itu, mereka menarik jarak dari Yuuji.

Alice melihat Yuuji sambil mencubit hidungnya. Kotarou meringis dan memamerkan taringnya, kecemasan mereka tidak disembunyikan.

“Jangan makan benda itu untuk kedua kalinya.” (Kotarou)

「Ini bau. sungguh. Aku hampir tidak bisa memakannya tanpa muntah. Aromanya sepertinya menempel sangat lama, jadi tadi malam Alice dan Kotarou tidak berani mendekat …… 」(Yuuji)

“Hahaha, begitukah?” Kevin mengikuti dengan senyum kering.

「Terlepas dari itu. Adakah yang bisa diawetkan dengan dikeringkan atau diasinkan selain ikan? Ada banyak hal di tempatku berasal. 」(Yuuji)

「Ada sayuran kering, tetapi kebanyakan itu makanan pokok untuk musim dingin. Jadi Tidak akan tersedia di musim lain. Juga, ada sayuran asin juga. Ini juga merupakan makanan yang paling banyak dikonsumsi di musim dingin. Itu sangat asin, jadi itu bukan sesuatu yang bisa dibawa selama perjalanan. 」

Entah bagaimana, itu rumit. Sambil memikirkan hal ini, Yuuji terus bertanya.

□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □

【Apa yang harus dipopulerkan】 aku akhirnya keluar setelah 10 tahun, tapi rumahku sepertinya pergi ke dunia lain Bagian 11 【di Dunia Lain?】

421: Yuuji

Aku kembali, di tengah-tengah istirahat makan siang

【Sekilas Info】

・ Mie ada

・ Makanan kering sederhana dan makanan acar juga ada sebagai makanan pokok musim dingin

・ Makanan asap tidak ada

・ Produk susu ada, harga tinggi. Hewan domestik hanya sedikit di daerah perbatasan. Wilayah produksi tampaknya sangat jauh

422: Anonymous ETNE

Berita kilat telah datang!

423: Anonymous NEET

Yah, seperti yang diharapkan, mungkin?

424: Well Informed NEET

Tidak terduga tidak ada makanan asap

Ini adalah sesuatu yang seharusnya ada di tempat-tempat dekat hutan secara historis

425: Anonymous NEET

Daripada itu, beri tahu aku tentang sihir!

Itulah alasan mengapa aku ingin menjadi penyihir!

426: Anonymous NEET

>> 425

Itu lebih seperti kamu tidak ingin menjadi salah satunya, kan?

Cukup beri tahu kami pendapat jujurmu

427: Pekerja Infrastruktur

Seperti yang diharapkan, ada lebih sedikit orang di sini di hari kerja

Ini adalah sesuatu yang aku sadari saat makan sarapanku

Tapi ada sereal kan?

Kemudian sesuatu seperti “All Bran” harusnya mudah dibuat

428: Anonymous NEET

>> 427

Mengapa kamu memiliki jeda kerja?

Apalagi, sarapanmu adalah sereal

Itu bau dari pemenang, jadi tolong bisakah kamu berhenti?

429: Pekerja Infrastruktur

>> 428

Karena ini jam istirahat makan siang

Juga, karena aku punya istri dan anak-anak!

430: Anonymous NEET

>> 429

Pergi dan meledaklah!

Tidak, matilah!

431: Well Informed NEET

>> 427

Itu ada

Karena ada periode di mana oatmeal dimakan sebagai makanan pokok

Mereka dapat dicampur dengan banyak hal dan kemudian dipanggang sampai kering

Rasanya bisa diatur tidak seperti roti keras

432: Anonymous NEET

keduanya akan menjadi hal yang baik,

Oleh karena itu, aku ingin mendengar tentang kharisma.

433: Cool NEET

1, Hal-hal yang dapat dilakukan dengan segera

  • Havermut

・ Makanan asap

 2, Hal-hal yang harus dicapai dalam jangka panjang

  • Makanan kaleng

・ Makanan kemasan

Apakah ini bagus?

Jika dari awal rintangannya tinggi

Aku memiliki kekhawatiran bahwa penjual mungkin menyerah

Jika itu hanya hal-hal sederhana

Ada kemungkinan bahwa itu akan ditolak begitu saja

434: Anonymous ETNE

>> 433

Aku tidak percaya dengan sudut pandang itu

Aku tidak suka itu!

435: Anonymous NEET

Bukankah ini bagus?

ada yang menjajakan tempat-tempat tanpa air

aku ingin kendaraan air …

Kapal uap dengan dayung …

436: Anonymous MEAT

>> 435

Itu hanya sesuatu yang ingin kamu buat, kan!

437: Anonymous NEET

Karena itu adalah cinta seorang pria

Mendengarkan suara kapal uap itu bagus

Saya juga menyukai model Mark Twain [4]

438: Anonymous NEET

>> 437

Benda itu berjalan di rel, ya?

439: Anonymous NEET

>> 438

Tidak mungkin!

Aku tidak percaya itu!

Aku bahkan berjabat tangan dengan kapten!

□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □

「Jadi itu oatmeal dan makanan asap, kemudian makanan kaleng dan makanan kemasan …… Bagaimana mereka bisa dibuat, aku ingin tahu.」 (Yuuji)

Di depan komputer, Yuuji bergumam dengan suara kecil.

Alice dan Kotarou, yang telah selesai makan siang, mengoceh dan bermain dengan balok-balok mainan kayu. Meskipun orang bisa mengatakan bahwa setelah Alice menumpuknya, setelah beberapa saat, Kotarou akan menghancurkannya. Namun, entah kenapa Alice senang dengan suara gemerincing ketika itu runtuh. By the way, blok mainan bukanlah sesuatu yang dibuat Yuuji, tetapi malah dibawa keluar dari ruang penyimpanan.

✦✧✦✧

「Kevin-san, ada dua jenis makanan yang diawetkan yang dapat dibuat dengan mudah, maka ada dua jenis lainnya yang mungkin sedikit lebih sulit untuk dibuat. Aku pikir hal-hal yang dibuat dengan mudah mungkin dapat diproduksi tidak terlalu lama, tetapi yang lebih sulit akan memakan waktu. Apakah ini tidak apa? 」(Yuuji)

「Ooh! Tentu saja Yuuji-san! 」(Kevin)

Kevin dengan riang mengambil pena dan kertas dari sakunya. Meskipun sudah sore, itu adalah saat yang membahagiakan bagi Kevin.

Ngomong-ngomong, Alice dan Kotarou tidak ada di sana. Karena pembicaraan itu tampaknya membosankan, mereka kehilangan minat dan berhenti di pagi itu. Mereka sedang bermain bersama di taman di belakang Yuuji. Tentu saja Kotarou menahan diri dan hanya bermain bersama. Wanita yang baik. Dia seekor anjing.

Tanpa penundaan, Yuuji mulai menjelaskan tentang makanan asap. Meskipun kenyataannya, menjelaskan tentang makanan asap bukanlah sesuatu yang sesulit itu. Pertama, rendam makanan dalam cairan bumbu, campurkan dengan garam, lalu asaplah. Ini adalah sesuatu yang sangat sederhana. Tentu saja akan diperlukan trial and error tanpa batas untuk menemukan campuran yang tepat dari konsentrasi cairan dan garam bumbu yang akan mempengaruhi periode preservasi, memilih jenis kayu yang tepat untuk aroma, waktu pengasapan, atau kontrol suhu.

「Jadi dengan mencampur garam, itu juga akan mengekstrak kandungan air dari makanan dan dengan kata lain, itu juga mengeringkannya …… ​​Apakah akan mudah untuk menghasilkan produk percobaan? Apakah koki perlu membuat benda ini? …… Jika bentuknya berkurang, maka apa bisa dijual? …… 」(Kevin)

Setelah mendengar penjelasan Yuuji, Kevin dengan cepat mulai berpikir.

 “Baiklah, mari kita coba, siap … sekarang!”

Di belakang Kevin, trio petualang bekerja keras membersihkan lahan.

「Ada satu makanan yang diawetkan lainnya yang lebih mudah dibuat. Yang ini bisa dijual dalam jumlah besar, jadi itu adalah sesuatu dengan keuntungan kecil dan cepat kembali modal! 」(Yuuji)

Tanpa memusingkan Kevin yang masih berpikir, Yuuji mulai menjelaskan tentang oatmeal. Meskipun, dapat dikatakan bahwa itu sebagian besar menjelaskan tentang pencampuran gandum dengan berbagai hal dan kemudian memanggangnya sampai kering. Karena dia tidak tahu apakah bahan-bahannya ada di dunia ini, resepnya tidak dapat diajarkan.

「Apakah ini juga membutuhkan koki? …… Namun, apakah ini semudah ini? Yuuji-san, bisakah ini berlangsung untuk jangka waktu yang lama? 」(Kevin)

「Mu-mungkin …… Karena kami mengekstraksi kandungan air, maka aku percaya itu bisa bertahan untuk waktu yang lama, tapi …… Ah, meski begitu, hal-hal yang akan aku katakan padamu setelah ini sulit untuk diproduksi tetapi mereka bisa bertahan untuk setengah tahun atau satu tahun penuh! 」(Yuuji)

Dengan mengatakan itu, Yuuji mulai menjelaskan tentang makanan kaleng dan makanan kemasan. Ngomong-ngomong, dia mengeluarkan kaleng kosong dan botol kosong dari rumah untuk penjelasan. Itu tidak dapat diserahkan, tetapi itu bisa membantu karena sulit untuk memahami hanya dengan kata-kata.

「Ini membutuhkan kolaborasi antara pandai besi dan tukang kaca …… Biaya produksi perlu ditambakan …… Bisakah ini digunakan kembali? Juga, bisakah kaleng itu dibuat? …… 」(Kevin)

「Kevin-san, bagaimana?」 (Yuuji)

Yuuji dengan takut bertanya pada Kevin. Ya, bahkan Yuuji mengerti.

Saat ini, Kevin adalah garis hidup Yuuji.

‘Pengetahuan Yuuji harus berhasil dimasukkan ke dalam praktek’ dan ‘dia tidak akan ditipu’. Jika dua poin ini tidak tercapai, maka Yuuji, Alice dan Kotarou tidak punya pilihan selain meninggalkan rumah.

Selain itu, jika fakta bahwa Yuuji adalah seorang Pengunjung disembunyikan, maka dia tidak dapat memasuki kota dengan mudah.

Tetapi jika itu diketahui, maka tidak diketahui apa yang sedang menunggu ketika dia memasuki kota.

Sejak awal, Yuuji tidak punya pilihan lagi.

Dalam arti tertentu, dia sudah dikekang.

「aku percaya bahwa oatmeal dan makanan asap memiliki potensi komersialisasi. Tentang makanan kaleng dan botolan, aku harus pergi ke koneksi pandai besi dan barang-barang kacaku, karena aku tidak tahu apakah itu dapat diproduksi atau tidak. Aku akan memikirkannya, biarpun begitu aku harus mencari pekerja yang mau bersusah payah …… Namun, jika makanan oatmeal dan asap telah berhasil dikomersialkan, bahkan mengingat barang-barang yang telah diserahkan kepada Yuuji-san, aku tetap akan mendapatkan untung. Karena kedua hal ini tidak dapat dijual dengan harga tinggi, mungkin butuh waktu 2-3 tahun untuk memulihkan biaya barang yang telah aku serahkan kepada Yuuji-san …… 」[6] (Kevin)

Kevin menjawab dengan senyum lebar.

Tampaknya mereka telah mencapai kesepakatan, jadi gaya hidup Yuuji saat ini bisa berlanjut.

“Apakah pembicaraan sulit itu telah selesai?” Alice berlari. Yuuji mengelus kepalanya, dan karena dia merasa benar-benar lega, dia menghela nafas lega.

“Kamu telah melakukan pekerjaan dengan baik” Kotarou juga menggonggong sambil mengayunkan ekornya. Dia tampaknya dalam suasana hati yang baik.

“Baiklah, mari kita tarik tiga tunggul sebelum hari berakhir” Suara trio petualang yang optimis, bergema di hutan.

———— bersambung ———–