innv1

Chapter 24 – Loo

Sumber raw : https://shmtranslations.com/2018/06/16/chapter-24-loo/

Nama vampir itu adalah Lulushi = Loo.

Aku telah mencoba memanggilnya dengan beberapa cara tetapi akhirnya itu menjadi Loo.

Ngomong-ngomong, cara dia memanggilku berubah dari Barbar, binatang buas mesum, bajingan, Kepala Desa, dan sekarang Suamiku.

Karena aku menerima Loo, para kuro juga menerimanya.

Aku sedikit ceroboh jadi saat ketika dia bertemu Zabuton dan anak-anak-nya, dia pingsan.

Meskipun dia vampir, dia tetap seorang wanita.

biasanya orang memang akan terkejut jika dia melihat laba-laba raksasa dengan banyak laba-laba besar.

Setelah dia sembuh, dia entah bagaimana menerima penjelasanku.

Namun, dia terkejut ketika Zabuton menyelinap di belakangnya.

Harap dukung penerjemah dengan membaca di shmtranslations.com

Loo tidak perlu darah, dia juga bisa makan makanan yang aku makan.

Dia sangat suka tomat.

Meskipun dia bertarung dengan para kuro, mereka bergaul dengan baik karena mereka memiliki selera yang sama.

Zabuton memintaku untuk mencampurkan kentang jadi aku memasak menggunakan tomat dan kentang.

Kebenaran mengejutkan ditemukan karena itu.

Itu dimulai ketika Loo memakan apa yang aku masak.

「Kamu tidak menambahkan garam? 」

「Tidak ada garam. Aku mencarinya tetapi tidak dapat menemukannya. 」

「…… .Eh?」

Aku tidak akan pernah melupakan ekspresi Loo selama waktu itu selama sisa hidupku.

Aku menemani Loo ke sumur.

Ini adalah sumur pertama yang aku gali secara diagonal.

Aku berpikir bahwa kami akan sampai ke dasar tetapi kami berhenti di suatu tempat di dekat pintu masuk. Dia mengetuk dinding dan mencoba untuk memotong sebagian dari itu.

Tanah di sekitar sanngat keras.

Sangat sulit.

Karena itu, dia hanya mengkukur batu seperti tembok.

Loo dan aku kembali dan merebusnya dengan panci berisi air.

「Jika kamu merebusnya seperti ini, garam akan keluar.」

……

「Setelah semua air mendidih, yang tersisa adalah garam.」

……

Aku memperoleh garam yang aku inginkan.

Beberapa hari kemudian, akhirnya kami membuat garam.

Makanan sekarang memiliki rasa asin.

Tampaknya di daerah ini, tidak ada garam batu tetapi ada lapisan garam tanah.

Kedalamannya sekitar 50 sentimeter dari tanah. Apakah seluruh hutan ditutupi dengan itu?

Nah, tanaman di hutan ini sepertinya istimewa.

By the way, berkat alat pertanian serbaguna, tanaman tumbuh subur di ladang.

Tetapi karena itu, kami tidak akan bisa mengambil garam dari tanah di ladang.

Aku memberikan doaku ke kuil yang aku buat di dekat pohon besar.

Mengubah topik.

Aku memeriksa permukaan waduk jika ada garam tanah di sana.

Kuh … ada.

Lapisan garam mungkin larut ke dalam air sehingga aku mengambil beberapa tanah dari tempat lain untuk menutupi lapisan garam tanah dan memukulnya dengan palu. Aku memukulnya lagi dan lagi untuk mengeraskannya.

Loo sepertinya bisa membuat pakaiannya sendiri menggunakan sihir.

Pertama kali aku bertemu dengannya, dia telanjang bulat. Sepertinya dia membutuhkan kekuatan sihir untuk mempertahankan pakaiannya. Dia terluka waktu itu sehingga dia tidak bisa.

Kekuatan sihir.

Kekuatan sihiiiirr.

Aku terkesan ketika melihat Loo membuat api dengan sihir.

Kembali ke topik, Loo dapat membuat pakaian dengan kekuatan sihir tetapi sekarang dia mengenakan pakaian yang dibuat oleh Zabuton.

Sepertinya pakaian yang dibuat Zabuton lebih baik daripada yang dikenakan para bangsawan, jadi Loo sangat menyukainya.

Ngomong-ngomong, Loo bisa dengan bebas mengubah ukuran tubuhnya, pada siang hari dia membuat tubuhnya lebih kecil mirip dengan siswa SMP.

Untuk alasan mengapa dia lebih besar di malam hari dan lebih kecil pada siang hari … sepertinya aku harus berhati-hati.

Jadi dia ingin aku menjadi bijaksana …

Aku akan berhati-hati, sedikit.

Nah, karena penghuni sudah bertambah, aku perlu mempersiapkan lebih banyak untuk musim dingin.

Kami akan mendapat masalah jika tidak … Tapi karena aku sudah merencanakan berbagai hal sejak musim semi, itu tidak akan berubah banyak karena populasi hanya bertambah satu.

Sebaliknya, aku senang bahwa jumlah orang yang bisa membantu memanen meningkat.

Karena anak anak Zabuton tidak dapat memanen tanaman …

「Tidak mungkin, itu kotor …」

Loo tampaknya menentang melakukan pekerjaan pertanian pada awalnya tetapi setelah 2 – 3 hari, dia tidak lagi memikirkannya.

Kekuatan adaptasinya lebih dari 9000.

Setelah makan, sebelum matahari terbenam.

Aku bertanya pada Loo apakah dia bisa mengajariku sihir.

Aku berhasil memahami teorinya tetapi aku tidak dapat menggunakannya.

Loo berkata, aku adalah orang yang tidak memiliki bakat sihir.

Itu sangat Disesalkan.

Tampaknya orang yang tidak memiliki bakat sihir dapat belajar sihir dalam waktu sekitar 10 hingga 20 tahun, namun, sihir yang dapat mereka pelajari terbatas pada menyalakan api unggun.

Yah … itu tidak sepadan dengan usaha.

Loo bisa menggunakan berbagai sihir.

Sepertinya dia adalah penyihir terkenal sebelum dia datang ke sini.

Singkatnya, ia dapat menggunakan berbagai sihir karena ia mempelajari berbagai jenis sihir.

Diantaranya adalah sihir cahaya yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegelapan malam, tempat di mana dia meng-casting sihir itu akan menjadi cukup terang.

Sepertinya jika diaktifkan sebelum malam, itu akan bertahan sampai fajar.

Selain itu, serangga tidak akan mendekati cahaya sihir, itu lebih baik dibandingkan dengan api unggun.

Benar-benar nyaman.

Kelemahannya adalah membutuhkan kekuatan magis untuk mematikannya.

Saat ini aku merasa itu sangat berguna dalam pencahayaan di toilet.

「Aku dapat menggunakan berbagai sihir ofensif yang kuat …」

Ketika pagi datang, aku juga memintanya menyalakan api.

「Tidak, kamu tidak perlu mentransmisikan sesuatu pada tingkat itu …」

Musim dingin telah tiba.

Aku bekerja keras dalam berbagai cara sampai musim semi.

———– bersambung ———–