issmv1

Side story 2 – Tiga kelas berat di Guild petualang Meratoni cemas tentang masa depan Luciel

Terlepas dari jenis guild, guild akan dibuka 24 jam sehari 360 hari setahun.

Guild Petualang Meratoni tidak terkecuali.

Ada sistem pembagian shift menjadi shift pagi, shift siang dan shift malam. Namun ada beberapa guild yang tidak memakai shift juga.

“Baik. Ingatlah untuk memulai pagimu dengan berlari juga. ” (Broad)

“Ya, Instruktur Broad.” (Luciel)

Luciel kembali ke kamar tidur bawah tanah.

“Baik. Mungkin aku ingin minum. ” (Broad)

Broad berbicara dengan Grulga yang ada di counter. Biasanya ruang makan di dalam guild tidak melayani minuman keras, tetapi ini juga merupakan hak istimewa guild master.

“Ya. Ngomong-ngomong Broad, baru-baru ini kamu terlihat lebih segar. ” (Glurga)

“Aku juga kaget sendiri. Setelah aku mulai mengajarinya, level 「Taijutsu」 ku meningkat menjadi 「Taijutsu VIII」. ” (Broad)

“Heh ~ luar biasa. Bahkan si Angin Puyuh-sama yang naik sampai peringkat S hanya menggunakan pedang dan gerakan seketika mampu menaikkan keterampilan 「Taijutsu」 nya.” (Glurga)

“Aku yakin itu. ”  (Broad)

Kukuku. Suara tawa yang ditekan.

“Dan untuk dia? Bagaimana perasaan Luciel tentang lingkungan saat ini? ” (Glurga)

“Dia hanya memikirkan cara agar tidak mati. Yah kenyataannya dia sedang sangat sibuk berlatih sehingga dia tidak punya waktu untuk memikirkan hal lain. ” (Broad)

“Hah ~. Pria itu terus minum larutan murni itu tetapi apakah kamu tahu efeknya? ” (Glurga)

“Tidak, Aku tidak tahu. Itu tertulis dalam literatur bahwa orang bijak di masa lalu yang membuatnya. Seharusnya itu dapat membuat tubuh lebih kuat dan membuatnya lebih mudah untuk meningkatkan status. ” (Broad)

“Jadi apa efek yang mucul sebenarnya?” (Glurga)

“Um, meskipun dia benar-benar lebih kuat dibandingkan ketika dia pertama kali datang ke sini, dia masih berada di sekitar level seorang prajurit peringkat F.” (Glurga)

“Meskipun demikian, dia luar biasa untuk terus minum itu. Bau mulutnya setelah minum itu seharusnya cukup keras, kan? ” (Broad)

“Ah. Aku satu-satunya orang di sekelilingnya dan yang lainnya menutup hidung ketika mereka dekat dengannya. Yah itu tidak masalah selama kamu tidak mendekatinya setelah makan. ” (Glurga)

“Bahkan saudaraku, Garba, mengomentari bau mengerikan itu.” (glurga)

“Yah bau nafas itu akan menghilang 30 menit setelah minum itu jadi entah bagaimana orang lain tidak akan menyadarinya dan itu selesai tanpa ada yang membencinya karenanya.” (Broad)

“Pantas.” (Glurga)

Untuk Luciel yang ingin menjadi lebih kuat bahkan sedikit, meskipun mereka bersimpati kepadanya, kedua orang itu menguatkan hati mereka dan meminumnya.

“Ah, Broad dan Grulga, terima kasih atas kerja kerasmu.” (Garba)

Di sana, saudara Grulga, Galba datang.

“Garba, kerja bagus.” (Broad)

“Jangan sebutkan itu. Selain itu, itu lebih mudah daripada pekerjaan guild master. ” (Garba)

“Oh kakak, kamu mau minum ale?” (Glurga)

“Ya.” (Garba)

“Lalu?” (Broad)

“Ah. Karena negosiasi berjalan dengan baik, bahkan jika dia pergi ke sisi lain, dia tidak akan lagi menjadi target. ” (Garba)

“Dan dalangnya?” (Broad)

“Itu tidak biasa bahwa dalangnya adalah Botacyl. Namun, aku terkejut bahwa pemimpin budak mencoba membuat kudeta.” (Garba)

“Hoh. Itu sepertinya sulit.” (Broad)

“Dan jadi apa yang akan dilakukan kakak sekarang?” (Glurga)

“Kepala Guild Healer tampaknya terlalu senang berenang dengan sedikit emas sehingga sudah waktunya untuk menghancurkannya.” (Garba)

“Kukuku. Sudah saatnya bagi Garba si pertapa untuk bertindak ya. ” (Broad)

Seperti yang kamu duga dari percakapan ini, kemampuan Garba tidak hanya melibatkan pembongkaran. Dia Seperti seorang detektif, dia mengumpulkan informasi dan bukti dalam bayang-bayang. Di masa lalu dia bahkan melakukan pembunuhan.

“Aku bertanya-tanya apa yang Luciel-kun sembunyikan, dia selalu mencoba yang paling sulit untuk bertahan hidup dan dia adalah eksentrik yang datang mengetuk pintu guild Petualang karena dia tidak ingin mati.” (Garba)

“Itu memang benar.” (Broad)

“Begitu? Dalam lima bulan ini, seberapa jauh kamu bisa melatihnya? ” (Garba)

“Hmm. Karena dia masih level 1, yang paling bisa dia lakukan adalah mengalahkan seorang warrior peringkat E. Namun jika menggunakan trik, ia mungkin bisa mengalahkan peringkat C. Yah, meskipun itu di masa depan, dia masih memiliki kesempatan untuk pertumbuhan. ” (Broad)

“… Jika dia tidak berubah setelah beberapa tahun kemudian, mungkin aku akan melatihnya juga.” (Garba)

“… Jika kamu mengajarinya maka dia akan mati.” (Broad)

“Dia akan baik-baik saja. Aku berbeda denganmu yang bisa membuat luka serius dengan satu pukulan. Terlebih lagi aku merasa bahwa dia entah bagaimana memiliki konstitusi yang kacau balau. ” (Garba)

“Meskipun perkiraan Garba sebagian besar tidak menyenangkan, mereka sering tepat sasaran.” (Broad)

“Aku bertanya-tanya kapan dia akan jatuh cinta?” (Garba)

“Hah? Bukankah semua gadis resepsionis sepertinya menyukai Luciel-kun? ” (Broad)

“Lebih seperti mereka melihatnya sebagai adik laki-laki. Meskipun tinggi badannya dan wajahnya tidak buruk, julukannya adalah zombie dan masochist. ” (Garba)

“… Bukankah itu karena instruktur iblis dan koki beruang?” (Garba)

“Aku hanya dengan murah hati menyiapkan makanan dan itu (Objek x). Jangan samakan aku dengan beberapa maniak bertarung. ” (Glurga)

“Siapa yang kamu panggil seorang maniak bertarung. Tapi aku ingin tahu … aku tidak tahu seleranya tetapi akan lebih baik jika kita dapat menemukan seseorang yang dapat membuatnya jatuh cinta. ” (Broad)

“Dia akan baik-baik saja. Dan dia tampaknya lebih menyukai gadis-gadis dengan senyuman indah dan gerakan lucu. ” (Glurga)

“Benar juga …” (Broad)

” … Ah” (Garba)

“Yah, mari menghiburnya jika dia dibodohi.” (Glurga)

“” Hah ~ “”

Jadi hari berikutnya Broad dan Grulga memperlakukan Luciel sedikit lebih baik.

———– bersambung ————