cmv1

Episode 13 – Batu Sihir

(Senpai) 「Hei kamu」

Dia adalah senpai peringkat 2 yang tiba-tiba berbicara denganku ketika istirahat dimulai.

(Souji) 「Apa itu Senpai?」

Sambil merasa ragu, aku menjawab dengan senyum.

(Senpai) 「Aku sangat meragukanmu beberapa saat yang lalu. Maafkan aku」

(Souji) 「Terima kasih untuk itu」

(Senpai) 「Karena itu. Jika, kamu lulus sebagai siswa beasiswa, aku akan memasukkanmu ke partyku. Tentu saja, tidak masuk akal untuk menerima tahun pertama yang belum berpengalaman, tetapi jika itu kamu maka itu mungkin. Jika kamu mengikutiku, kita pasti akan menjadi pihak yang beruntung 」

Mungkin seperti itu. Karena Senpai ini adalah satu-satunya peringkat 2 di tahun kedua. Tidak ada kondisi yang melarang jika aku membuat Party di sekolah ini.

(Souji) 「Aku menolak」

(Senpai) 「Apa yang kamu katakan !? aku yang mengundangmu kan !? 」

(Souji) 「Aku masih akan menolak meski itu orang lain. Karena aku sudah memiliki Party 」

(Senpai) 「…… Baiklah, kamu sepertinya dekat dengan wanita yang mendapat tempat kedua dan ketiga」

(Souji) 「Ya, mereka adalah Anggota Partyku, rekan terbaik yang dapat aku percayai」

Dari awal aku sudah membidik di puncak bersama kami tiga orang. Aku tidak berpikir untuk menerima perlindungan dari seseorang.

(Senpai) 「Begitukah, jangan menyesali pilihanmu …… OK, kalau begitu aku akan sedikit subjektif karena adik laki-lakiku juga bertujuan untuk menjadi siswa beasiswa」

Si Senpai pergi setelah melihat ke arah Anne dengan penuh arti.

◇ ◇ ◇

(Proctor) 「Sang Raja telah tiba. Beri Hormat 」

Semua peserta ujian berbaris sebelum Raja masuk. Dan, mereka semua secara bersamaan memberi hormat dengan sinyal. Instruktur perempuan yang gelisah sampai beberapa saat yang lalu mengencangkan ekspresinya dengan rapi. Melihat peserta ujian, Raja mengangguk dan mengangkat suaranya.

(Raja) 「Aku datang pada saat yang tepat Untuk melihat para ksatria ini. Aku suka melihat orang-orang muda yang memiliki kecakapan dalam menggunakan diri mereka sendiri. Diharapkan hari ini kalian akan dapat bersinar dan aku meminta kalian menunjukkan gemerlapnya kemampuanmu. Sampaikan karismamu dengan segenap upayamu 」

Orang itu tampaknya baik hati, suara toleransinya tetap misterius. Dikatakan bahwa dibandingkan dengan beberapa generasi sebelumnya, Raja adalah yang paling karismatik dari semuanya. Bagian itu bisa terlihat.

(Raja) 「Semuanya, tenang」

Kami merilis salam kami.

(Raja) 「Baiklah, semua orang bubar. Aku akan menonton seluruh pertandingan kalian dari kursi khusus 」

Raja pergi dan menuju ke tempat duduk yang mewah untuk para tamu terhormat. Sang Raja melihat Anne ketika lewat dan kemudian pergi. Dengan pandangan yang bersalah yang agak memiliki perasaan kasihan. Itu wajar … Raja tahu ayahnya menerima tuduhan palsu. Dia tahu dan terus menutup matanya demi kepentingan negaranya. Putrinya dia mengenalnya secara pribadi. … .. Aku dan Raja, keduanya tahu kebenaran di balik kejahatan ayah Anne. Ketika IRURANDE masih menjadi game, ada kejadian yang mengguncang negara, itu mencapai status pada tingkat tertentu. Tapi pengetahuan itu berguna karena bertemu Anne. Karena ketika aku bermain IRURANDE, aku belum pernah bertemu dengannya. Tapi ada suatu masa ketika aku menganggap pedangnya sebagai Pedang yang luar biasa. … ..Jika aku tidak bertemu dengannya, ada kemungkinan dia tinggal di suatu tempat, jatuh, lalu mati atau berubah menjadi budak dan akan sampai pada titik dia berpisah dengan pedangnya.

Aku tidak akan menerima hal seperti itu! Jika pedang itu ada di sisinya maka itulah saat pedangnya benar-benar bersinar.

◇ ◇ ◇

Aku melihat daftar Turnamen. Nama 64 orang teratas ada di turnamen. Aku tidak memahami arti pertempuran ini dimana itu menghilangkan kandidat yang gagal mencetak sejumlah poin tertentu. Dikatakan bahwa peringkat tidak penting karena apa yang ditunjukkan dalam pertandingan akan dievaluasi. Tapi itu hanya tipuan. Semakin banyak kamu menang, semakin banyak kamu akan dievaluasi. Itu sebabnya, mereka umumnya menggunakan hasil untuk memutuskan siapa yang akan direkrut, para siswa berperingkat tinggi direncanakan untuk dievaluasi sampai putaran terakhir. Penonton yang datang untuk menonton menjadi bersemangat. Meskipun begitu … Pada daftar pertandingan, aku dan Anne adalah yang pertama untuk saling berhadapan. Bukankah itu aturan tidak tertulis untuk merekrut orang dengan hasil yang baik? Tidak ada yang benar-benar mengatakan itu. Tetapi itu tidak mungkin. Tentunya ini adalah rencana untuk menurunkan evaluasi Anne yang merupakan putri seorang penjahat. Aku ingat dalam pikiranku kata-kata pengawas yang mengumumkan hasil tes teori.

(Proctor) 『Jangan berpikir bahwa semua orang di sini tidak akan bergerak mengikuti emosi mereka』

Tentunya, seperti itu. Pandanganku tiba-tiba menatap pria jangkung itu, si senpai peringkat 2 yang dengan senang mengobrol dengan pengawas yang berbeda yaitu wanita muda sebelumnya, aku tersenyum ketika dia menatapku dengan seringai. Aah, jadi begitu. Apakah Senpai itu menggunakan kejahatan Anne sebagai dalih dan menghasut pengawas itu?

(Anne) 「Aku akan melakukannya」

Ada juga metode menggunakan pertandingan dengan sengaja. Tidak seperti dia, aku bisa melakukan apa pun untuk mengumpulkan uang dengan mudah. Tapi, Gadis itu ingin berhadapan denganku dengan tulus dengan pedangnya. Dan kesalahan canggung akan mudah terekspos. Setelah semua aku berada dalam situasi di mana aku bersumpah bahwa kami bertiga akan menjadi siswa beasiswa. Aku tidak bisa membiarkan misi pertama 【Demon Sword Tail】 gagal. Dalam hal ini, tidak peduli betapa sulitnya caranya, kami bertiga akan dipilih sebagai siswa beasiswa.

(Souji) 「Proctor, aku punya saran!」

Akiu meninggikan suaraku. Jadi Raja bisa mendengarnya juga ..

(Proctor) 「Apa itu? Aku akan menunggu jadi biarkan aku mendengarnya 」

Wajah instruktur perempuan itu sedikit berkedut. Aku memiliki firasat yang mengganggu.

(Souji) 「Terus terang, kemampuanku melebihi peserta disini. Itu seperti bermain-main jadi itu membuang-buang waktuku. pertandingan ini akan sia-sia, apakah aku harus terus ​​melakukannya enam kali sampai turnamen berakhir, ini menyusahkan 」

(Proctor) 「Ka-kamu! Apa katamu! 」

Instruktur sangat marah dengan ucapanku yang terlalu angkuh itu. Adapun peserta ujian lain tidak suka, melihatku dengan niat membunuh.

(Pengawas) 「Apakah kamu mengatakan kamu tidak berniat untuk bertarung?」

(Souji) 「Bukan itu, akiu hanya mengatakan bahwa tidak perlu bagiku untuk bertarung sebanyak enam kali. Aku akan menunjukkan kemampuanku hanya dengan satu pertandingan. Dengan mengalahkan Rank 2 di tahun kedua! 」

Aku menunjuk pada Senpai yang merupakan satu-satunya Rangking 2 di tahun kedua yang diharapkan mencapai Rangking 3 setelah kelulusan, Sudah lama sejak aku tanpa rasa takut tersenyum.

Untuk mencoba menghancurkan kita. Itu tidak bisa dimaafkan. Aku akan menghancurkanmu dan menjadikanmu batu pijakan kami.

(Raja) 「Menarik! Menarik sekali! Anak muda yang nekat, aku suka itu 」

Sang Raja di kursi khusus berdiri sambil bertepuk tangan. Sekarang aku telah memikirkannya, saran yang tidak masuk akal ini mungkin tidak diterima. Tapi, aku tahu Raja dari era game. Aku memiliki keyakinan mutlak bahwa raja yang penuh cinta kasih akan ikut dengan ini.

(Raja) 「Ya, aku ingin menontonnya. Baik kalau begitu. Mari lakukan itu. Un, siswa jenius yang aktif, dan peserta jenius ujian akan bertempur. Ini qakan menjadi menarik 」

Semua instruktur kebingungan. Mereka ingin menolaknya tetapi raja sangat antusias tentang hal itu. Tidak mungkin mengabaikannya begitu saja.

(Senpai) 「Aku juga ingin memintanya! Aku tidak akan puas jika aku tidak mematahkan hidung anak yang kurang ajar ini! Untuk seseorang dengan peringkat 1 【】 yang belum memperoleh pengalaman apa pun tidak boleh dibiarkan apa adanya 」

Si senpai peringkat 2 yang sedang mengamuk menyetujui tantanganku seperti itu alami. Adapun peserta ujian yang mendengar itu, mereka ingin melihatku memiliki pengalaman yang menyakitkan. Yare yare! Aku sepertinya berdiri dengan tergesa-gesa. Sementara itu, Kuna dan Anne menyaksikan dengan gelisah dengan mata berkaca-kaca dan memegang tangan satu sama lain. Khusus untuk Anne yang tampaknya telah menebak bahwa tindakanku adalah demi dia, mengapa ekspresimu seperti itu?

Aku memberi isyarat jempol pada keduanya sambil tersenyum dan mengatakan kepada mereka bahwa 『Aku akan menang』.

(Proctor) 「Yang Mulia, kamu tidak bisa. Anak itu hanya peringkat 1, apalagi dia belum mendapatkan status sama sekali. Bahkan jika ada perlindungan suci, Jika lawannya adalah Rank 2 maka dia akan langsung mati! Aku tidak ingin menyaksikan seorang pemuda berbakat dihancurkan 」

(Souji) 「Proctor. Itu tidak apa-apa, aku sudah siap sepenuhnya. Tolong Ijinkan dengan segala cara. Semua orang juga menginginkannya 」

Lingkungan sekitar setuju denganku.

(Proctor) 「Ta-tapi aku masih tidak bisa mengizinkannya. Jika kamu menerima serangan dari Rank 2, Perlindungan suci akan hilang dan kamu akan mati 」

(Souji) 「Begitukah …… Kalau begitu, Senpai. Instruktur mengatakan status 【】ku tidak sesuai, dan mengatakan bahwa aku tidak boleh melawanmu. Kalau begitu dengan pengecualian, bolehkah aku mengkonsumsi satu batu sihir? 」

(Senpai) 「Aku tidak peduli, karena tidak ada yang akan berubah meskipun kamu mengonsumsinya. Sampai saat ini, aku sudah mengkonsumsi beberapa ratus batu sihir hanya untuk mendapatkan Peringkat 2 」

(Souji) 「Baiklah, aku akan menerima tawaran itu」

Aku mengambil batu ajaib Rank 1 tingkat tinggi yang sangat tinggi. Awalnya aku hanya bisa memakan batu sihir besar ini setelah aku mencapai fase di mana tubuhku bisa menahannya. Semua orang di sekitar tiba-tiba menjadi pucat. Bagaimanapun kamu melihatnya, ini hanya bunuh diri biasa.

Bagaimanapun, untuk mengkonsumsi batu sihir ini dengan kekuatan seperti itu, Aku terlebih dulu harus mengkonsumsi batu sihir sebanyak 15 kali lebih kuat dari yang terakhir dikonsumsi. Tapi saya sudah melewatkan semua itu.

(Proctor) 「Hentikan itu! Kamu akan mati! 」

cme13

Instruktur yang menjadi pucat berlari untuk menghentikanku. Tapi aku sedikit lebih cepat. Aku menaruh batu ajaib di dahiku, aku kemudian diam-diam berdoa sambil mengkonsumsinya. Cahaya hijau muncul dari batu sihir dan terserap ke dalam tubuhku. Angin bertiup dengan aku sebagai pusatnya.

(Souji) 「Baiklah, Senpai, persiapanku selesai. Mari kita lakukan」

Suara terdengar dari sekitarku

Mustahil.

Ini aneh.

Tak bisa dipikirkan.

Siapa sebenarnya pria itu?

(Souji) 「Dengan ini aku telah menjadi peringkat 1. Karena itu aku tidak akan langsung mati」

Awalnya ini adalah wilayah pertama yang aku datangi dan butuh beberapa bulan, dari nol, deru kejutan yang menumpuk begitu aku mengatakan itu. Dari sekitarnya, suara mulai bocor dengan topik tentang Keajaiban naik peringkat. Penonton yang mengharapkan eksekusiku mulai menantikan hasil yang sebenarnya.

(Senpai) 「Kamu! Aku tidak tahu metode apa yang baru saja kamu gunakan, tetapi itu tetap tidak akan mengubah fakta bahwa kamu hanya seorang peringkat 1. Aku akan membunuhmu dengan satu serangan cepat! 」

Kata Senpai sementara tangannya sedikit gemetar. Saat kami diawasi, raja membuka mulutnya.

(Raja) 「Ahahahaha, menarik, itu semakin menarik. Aku belum pernah melihat pemuda yang sembrono seperti itu. Lakukan, tidak, Lakukan itu sebagai perintah langsung Raja. Aku menginginkan pertandingan antara Peringkat 2 dan Peringkat 1 」

Mata di sekelilingnya terfokus pada proctor. Proctor itu mengkonfirmasikan segera, di dalam lubuk hatinya ia memiliki keadaan enggan lalu membuka mulutnya.

(Proctor) 「Aku mengizinkannya. Aku akan mengubah pertandingan pertama untuk Tahun Kedua Reyle Vs. Peserta ujian Souji. Adapun Anne yang seharusnya menjadi lawan Souji, akan memiliki kemenangan langsung untuk dua pertandingan. Pertandingan akan dimulai sepuluh menit kemudian 」

Teriakan naik dari dari kursi penonton dan pertandingan di sini baru saja disiapkan.

———- bersambung ———