seigensou4

Chapter 76 – [Melankolis Liselotte]

Setelah memastikan kesimpulan dari pertemuan antara kelompok Stead dan Rio di restoran perusahaan Rikka, Aria kembali ke mansion tempat Liselotte tinggal.

Liselotte belum menyelesaikan makan malam bersama Flora.

Meskipun kejadian sebelumnya adalah sesuatu yang harus dilaporkan dengan cepat, dia perlu mempertimbangkan situasinya juga karena dia memiliki janji dengan Stead and Alphonse.

Setelah ini, kelompok Flora akan beristirahat untuk satu malam di mansion, Aria memutuskan untuk menunggu makan malam berakhir sebelum membiarkan Liselotte tahu tentang kejadian hari ini.

Hingga makan malam berakhir, Aria menulis laporan tentang insiden hari ini sementara juga menangani masalah yang diserahkan kepadanya dengan cepat.

Ada beberapa hal yang tidak bisa ditangani tanpa dia sebagai pelayan besar. dalam keadaan normal, banyak sekali dokumen yang akan menunggunya.

Dia bisa menamakannya sebagai keserakahan, karena dia benar-benar ingin memiliki waktu minum teh yang luar biasa setelah makan untuk mengganti kekacauan selama istirahat makan siang meski hanya sedikit, karena dia menghabiskan waktu dengan jumlah besar waktu untuk kejadian hari ini sementara dia tidak tidak memiliki kebebasan untuk membuang waktu sama sekali.

Beberapa saat setelah dia diam-diam membenamkan diri dalam pekerjaannya, sebuah laporan datang dari bawahannya yang memberi tahu tentang akhir makan malam, Aria pergi menuju kantor tuannya.

「Terima kasih atas kerja kerasnya. Liselotte-sama 」(Aria)

Setelah mengetuk pintu kamar dan mendapatkan izin untuk masuk, Aria membungkuk dalam-dalam [Ojigi].

「 Aria kah. Ada Apa? 」(Liselotte)

Senyum Liselotte bermekaran menjelang kunjungan pelayan utamanya yang sadar akan sifatnya.

「Iya. Ada satu hal yang harus aku sampaikan dengan segera 」(Aria)

Aria meratap sedikit sambil mengucapkan kata-kata itu.

「Apa yang kamu ingin aku tahu?」(Liselotte)

Lorong pikiran Liselotte berubah saat ekspresinya tajam.

Ekspresi itu bukanlah ekspresi putri cantik Duke yang terlihat lembut saat makan malam.

Mungkin karena menghabiskan waktu yang cukup lama bersama, Liselotte dapat menilai bahwa itu bukan berita bagus dari ekspresi bawahannya yang tipis.

「Dua bangsawan milik kerajaan Bertram yang saat ini tinggal di Almond telah menyebabkan masalah di restoran di bawah manajemen perusahaan Rikka. Pemimpin insiden itu adalah pewaris rumah Duke Euguno dan putra kedua dari rumah Marquis Rodan 」(Aria)

Dan Aria dengan jujur ​​melaporkannya.

「 Apa katamu? 」(Liselotte)

Liselotte mengeluarkan suara yang agak tidak beres.

Pusat dari insiden ini adalah putra dari orang yang berada di posisi yang paling menonjol bahkan di antara pasukan anti-revolusi kerajaan Bertram.

Mereka berdua tidak akan bisa bernegosiasi dengan tenang setelah insiden semacam ini.

“Apa yang mereka lakukan di saat yang penting seperti ini?”, Berpikir seperti itu, Liselotte meletakkan tangan kirinya di wajahnya sambil menunjukkan ekspresi sedih.

「Meskipun aku juga meragukan bagian dalam kepala mereka dari lubuk hatiku, kebenarannya tidak diragukan lagi」(Aria)

Aria mengatakan itu sambil menggelengkan kepala ke kiri dan ke kanan.

「Dan kemudian, aku bertanya-tanya apa yang mereka perbuat?」(Liselotte)

Dia merasa enggan mendengar detail dari insiden itu tetapi, karena dia(Aria) disini, itu tidak akan membantu bahkan jika dia tidak ingin mendengarnya.

Liselotte bertanya dengan malu-malu.

「Mereka menerobos masuk ke sebuah ruangan di mana tamu lain sedang makan siang, mencoba untuk meminta izin mencium tangan para wanita di ruangan yang kemudian berkembang menjadi pertengkaran, akhirnya mereka mencoba mencari kesalahan dari pihak lain dengan menyalahgunakan perilaku yang tidak sopan」(Aria)

Keseimbangan Liselotte hancur dan tubuhnya ambruk [di atas meja].

「Ba-Bagaimana mereka bisa melakukan hal semacam itu? Menilai dari caramu berbicara, itu berakhir sebagai upaya benar? 」(Liselotte)

「Iya. Seperti yang anda katakan 」(Aria)

Liselotte merasa lega setelah mendengar jawaban Aria.

Jika mereka benar-benar melakukan itu, mereka akan dijebloskan ke penjara, tidak ada pertanyaan lagi untuk itu.

Jika ini merupakan upaya, pemenjaraan dapat menunggu tergantung pada keluhan korban.

Untuk kerajaan Galwark, karena alasan pribadi Liselotte, mereka tidak boleh bertahan setelah ini pada Duke Euguno.

Putra dari orang itu dijebloskan ke penjara karena mempermalukan kehormatan para bangsawan, dia akan berada dalam posisi yang sangat buruk.

Karena seorang bangsawan menempatkan banyak hal penting dalam reputasi mereka, tidak akan aneh jika skandal seperti itu menyebabkan perubahan moral para pasukan anti-revolusi.

「Yang Bersama mereka? 」(Liselotte)

「Kemungkinan rakyat biasa karena latar belakang mereka, aku terbatas hanya memantau penginapan yang mereka gunakan」(Aria)

「Bagaimana dengan korban?」(Liselotte)

「Setelah pecahnya insiden, meskipun dia menunjukkan sikap ingin mengeluh pada dua pelaku bangsawan, dia menariknya segera setelah tawaran untuk mediasi datang dari diriku. Meskipun aku menawarkan mereka untuk datang bersama ke mansion, tampaknya mereka memiliki urusan lain hari ini sehingga aku tidak dapat menahan mereka. Sebagai gantinya, dia akan datang ke rumah ini 5 hari lagi 」(Aria)

Setelah mereka sepakat dengan perjanjian, Rio menolak datang untuk menghindari masalah lebih lanjut.

Rio hampir yakin bahwa Liselotte adalah orang yang bereinkarnasi.

Karena warna rambutnya berubah, meskipun tidak akan terlihat dari jauh, jika dia adalah seorang Jepang, ada kemungkinan yang sangat tinggi bahwa dia akan merasakan rasa deja-vu jika dia melihat penampilan kelompok Miharu ketika dia bertemu mereka.

Pada saat itu, bagaimana situasi akan datang tidak dapat diprediksi sehingga Rio menolak untuk pergi ke rumah Liselotte dan membawa kelompok Miharu ketika ada kesempatan seperti itu.

Meskipun Aria ingin Rio ikut, kelompok Rio adalah korban, karena itu adalah kesalahan toko, dia tidak bisa memaksa mereka untuk pergi dengan otoritasnya.

Meskipun untuk Rio, itu bukan pilihan yang buruk untuk memiliki kenalan singkat dengan Aria atau Liselotte demi mendapatkan lebih banyak informasi mengenai pahlawan dan hubungan antara Aria dan Celia.

Jadi, 5 hari kemudian, Rio akan datang sendiri, menunjukkan niat baiknya sampai akhir, mereka meninggalkan tempat itu.

「Karena Kejadian ini, harga makanan mereka menjadi gratis, dan aku berjanji bahwa mereka akan mendapat sambutan hangat jika mereka datang ke toko untuk makan lagi」(Aria)

「Baiklah. Aria telah mengatasi situasi itu sebaik mungkin untuk pihak kita, bukan? Terima kasih atas upayamu. Singkatnya dapat dikatakan bahwa Kita hampir tidak berhasil keluar dengan selamat 」(Liselotte)

Liselotte mengatakan itu sambil mendesah lega.

「Namun demikian, itu tidak biasa untuk penyalahgunaan perilaku yang tidak sopan untuk berakhir hanya sebagai upaya. Tolong beri tahu aku secara detail bagaimana itu berakhir hanya dengan upaya. 」(Liselotte)

Meskipun penyalahgunaan perilaku tidak sopan, dalam kasus ini, itu biasanya berakhir dengan luka fana atau kematian orang biasa, di tempat pertama para bangsawan menyalahgunakan serangan karena alasan perilaku tidak sopan biasanya dengan niat untuk membunuh orang biasa.

Lebih atau kurang, meskipun pembelaan diri dari sisi rakyat biasa diperbolehkan, ada sangat sedikit kasus di mana itu berakhir sebagai upaya.

「Daripada diakhiri dengan upaya, mungkin lebih cocok untuk mengatakan bahwa pemuda di sisi korban membuatnya berakhir hanya dengan upaya. Entah bagaimana korban memotong pedang yang digunakan oleh dua bangsawan tersebut, untuk menyerangnya 」(Aria)

Dan kemudian, Aria menjelaskan rangkaian kejadian yang membuatnya berakhir sebagai upaya.

「…… HAH? Eh, EEEEEEEEH? 」(Liselotte)

Liselotte menatap dengan takjub.

Dia belajar ilmu pedang untuk membela diri selama periode di akademi kerajaan Galwark, dan masih menerima pelatihan dari Aria bahkan sekarang demi membela diri.

Untuk alasan ini dia bisa mengatakan betapa menakjubkannya suatu prestasi yang disebut memotong pedang itu.

Ini adalah cerita yang berbeda jika itu adalah pedang buatan yang dibuat untuk produksi massal dan mengabaikan ketahanannya, bahkan jika busuk, bangsawan berpangkat tinggi memiliki pedang khusus untuk mereka sendiri.

Mereka biasanya memiliki pedang yang ditempa dengan baja adamantine berkualitas tinggi.

Pedang adamantine, ketika ditempa oleh pandai besi kelas atas, itu akan menjadi sangat tahan lama sampai titik itu tidak akan terkelupas bahkan setelah memotong batu.

Dan Rio memotong pedang semacam itu.

Apalagi dua pada saat bersamaan.

Itu pasti bukan karena keberuntungan tetapi orang itu sendiri yang membidiknya bukan?

Meskipun tidak banyak, bahkan jika misalnya dia diberi pedang buatan-baja adamantite yang sama, itu bukan prestasi yang dapat dibuat oleh Liselotte.

Meskipun mungkin jika dia meluncurkan serangan ke bagian pedang dengan kekuatan fisik yang tidak masuk akal, kamu bisa mengatakan melakukan itu di tengah-tengah pertempuran adalah prestasi manusia super, dan dua lawannya adalah bangsawan yang menerima pelatihan.

Tidak, itu mungkin lebih sederhana jika dia memiliki pedang iblis yang terkenal.

「Uhm, apakah pemuda korban memiliki pedang iblis?」(Liselotte)

Liselotte menanyakan opsi yang paling mungkin ketika mencoba untuk menenangkan diri sebanyak mungkin.

「ya. Hanya dengan melihat jejak yang terputus, alih-alih dihancurkan, aku menilai bahwa lebih tepat untuk mengatakan bahwa itu dipotong dengan alat yang tajam. Aku takut kemungkinan itu adalah pedang iblis yang sarat dengan sihir untuk meningkatkan kekuatannya ke tingkat yang tidak masuk akal. Tapi, menilai dari cara dia menggerakkan tubuhnya, aku menilai bahwa orang itu sendiri cukup mampu. Itu mungkin suatu prestasi yang berasal dari keahliannya dan pedang iblis bersama-sama 」(aria)

Aria membalas dengan menambahkan evaluasinya berdasarkan situasi nyata.

Liselotte memiliki evaluasi yang sangat tinggi untuk kemampuan Aria.

Dia bahkan bisa mengatakan bahwa dia tidak akan dapat menemukan seorang ahli pedang yang lebih kuat dari dia bahkan ketika dia melihat di negara-negara tetangga.

Karena itulah Aria yang mengucapkan kata-kata itu, kredibilitasnya tinggi.

Liselotte sedikit mengerang.

「Aku mengerti. Mungkinkah dia ahli pedang? Tapi, itu aneh kan? Bagaimana bisa seorang petualang yang memiliki pedang iblis dan dapat melakukan hal semacam itu di dekatnya tetapi tidak di jaringan intelijenku. Selain itu, dia masih muda? Orang macam apa dia? 」(Liselotte)

Dia menyelidiki identitas Rio sebagai korban.

「Meskipun tampaknya dia disebut Haruto, tidak ada seorang pun dengan nama itu di antara petualang terkenal di area ini. Usianya mungkin sekitar usia Liselotte-sama, atau sedikit lebih tua 」(Aria)

「Haruto ……」(Liselotte)

Liselotte jatuh ke dalam keheningan dengan wajah yang agak jauh ketika dia menggumamkan nama itu.

「Apakah anda tahu nama itu?」(Aria)

Ketika Aria menanyakan pertanyaan itu, Liselotte menggelengkan kepala ke kiri dan ke kanan sambil tersenyum kecut.

「Tidak, aku tidak tahu tentang dia. …… Ketika sampai pada itu, dia mungkin benar-benar tanpa nama, atau menggunakan alias, pertama-tama bukankah dia seorang petualang? Aku pikir itu mungkin salah satu dari mereka 」(Liselotte)

「Untuk jaga-jaga, meskipun aku menggunakan bawahanku untuk mencari informasi di guild, sepertinya mereka tidak memiliki pengetahuan yang relevan dengannya. Tapi, meski aku punya pemikiran di dalamnya, aku tidak tahu apakah guild kota ini mengatakan yang sebenarnya atau tidak …… 」(Aria)

「Dia menarik sedikit keingintahuan」(Liselotte)

Liselotte mengatakan itu sambil tersenyum gembira.

「Dengan asumsi bahwa dia benar-benar seorang petualang, kita benar-benar akan mengumpulkan kebencian dari guild jika kita memancing petualang yang lebih menjanjikan kamu tahu?」(Aria)

Aria mengatakan dengan suara sedikit dipenuhi dengan keheranan.

「Itu berlebihan. Aku tidak menggunakan maksud yang kuat, aku hanya MENGUNDANG mereka. Apa yang terjadi selanjutnya tergantung pada petualang itu. Selain itu, aku memperhatikan untuk tidak terlalu berlebihan 」(Liselotte)

Liselotte menjawab dengan nada geli.

「Untuk mencocokkan jadwal Ojou-sama, silakan datang ke rumah ini 5 hari kemudian untuk pemuda ini. Bagaimana kalau anda mencoba menilainya bahkan jika hanya dengan memberi salam pada saat itu? 」(Aria)

Aria mengatakan itu sambil mendesah sedikit.

「Seperti yang diharapkan. Bagi dirimu untuk mengatakan banyak tentang seseorang. Jika dia benar-benar orang seperti itu, aku ingin mengenalnya dengan segala cara, bisakah aku mendengar lebih banyak tentang orang macam apa dia? 」(Liselotte)

Liselotte benar-benar puas, dia benar-benar senang mendapat informasi sebelum bertindak.

「Penampilannya sedikit berbeda dengan manusia dari negara di daerah ini. Dia mungkin orang asing. Meskipun lima lainnya yang menemaninya juga berasal dari ras manusia yang berbeda 」(Aria)

「He ~, mungkinkah mereka adalah kelompok imigran? Dalam hal ini, dia bukan tanpa nama」(Liselotte)

「Meskipun itu hanya anak laki-laki yang mengambil beban penuh dari percakapan, kata-katanya fasih」(Aria)

「Aku melihat. Aku ingin tahu orang macam apa dia 」(Liselotte)

Liselotte bertanya tentang karakteristik Rio.

「Pada dasarnya, aku merasa bahwa dia adalah orang yang sopan dan lembut. Meskipun bukan orang cerdas, perilakunya bagus, dan sepertinya tidak menjadi penakut kepada orang lain. Dia tenang dan santai, dan aku pikir dia tipe orang yang berpikir cepat 」(Aria)

「Dia terlalu berbakat untuk tetap sebagai petualang bukan?」(Liselotte)

Liselotte mengatakan kekagumannya pada evaluasi Aria.

Pada dasarnya, dia mengartikan bahwa petualang hanya bajingan.

Petualang biasanya vulgar, cepat marah, dan tidak teratur. Itu tidak berarti bahwa mereka serampangan, tetapi kira-kira sangat sedikit di antara mereka yang memiliki pendidikan.

Meskipun tidak masalah jika mereka terampil, karena ada tempat untuk memanfaatkannya, orang yang baik bahkan dalam karakter lebih diinginkan.

「Apakah ada hal lain yang kamu khawatirkan?」(Liselotte)

「Meskipun mungkin saja aku berpikir terlalu dalam tentang ini, terlepas dari hasilnya ada bagian dalam negosiasi yang dipandu oleh pemuda yang menjadi korban ……」(Aria)

Aria membalas dengan ekspresi yang sedikit bingung untuk pertanyaan Liselotte.

「Mengapa kamu merasa seperti itu?」(Liselotte)

「Kali ini, kesalahan perusahaan Rikka lalai dalam mediasi sebelumnya, manajer toko tidak dapat menahan baik Alphonse Rodan dan Stead Euguno. Dan, meskipun aku memutuskan untuk menawarkan mediasi dari perusahaan Rikka dengan kebijaksanaan, aku …… 」(Aria)

Aria menunjukkan tatapan termenung saat dia mengingat peristiwa pada waktu itu dan, sedikit ragu untuk mengatakannya.

「Setelah mempertimbangkannya kembali, aku bertanya-tanya” bukankah alur percakapan sampai mencapai titik ini adalah sesuatu yang benar-benar mulus? ” dia Benar-benar menebak situasi yang dituju olehku. aku pikir bahwa pemuda itu adalah orang yang mengarahkan aliran percakapan 」(Aria)

「Jadi kamu merasa itulah alasannya?」(Liselotte)

「Meskipun ini intuitif, awal dari perasaan tidak nyamanku adalah mungkin ketika aku membicarakan tentang mediasi dan pemuda itu dengan mudah menarik keluhannya」(Aria)

「Fu ~ hn, aku tidak bisa mengatakan apa-apa dengan hanya sebanyak itu tetapi … karena intuisimu dapat diandalkan. Jika itu benar, maka dia orang yang hebat. Yang berarti bahwa ia memiliki banyak pengetahuan bahkan tentang sesuatu seperti situasi internasional saat ini」(Liselotte)

Bisa dikatakan bahwa aliran percakapan itu biasanya hal yang kebetulan.

Kesannya sangat berbeda dengan orang yang hanya berbicara dan orang lain yang tahu untuk mengikuti alur percakapan, bahkan ketika berbicara tentang hal yang sama, pihak yang berbicara tanpa pemikiran tidak dapat berpegang pada masalah ini, dan akan berakhir mengungkapkan kesalahan mereka bahkan ketika berbicara tentang subjek yang diinginkan.

Tapi, berdasarkan cara yang dirasakan pihak lain, narator bahkan bisa mengatur alur percakapan sampai batas tertentu.

Untuk Liselotte, dia tidak berpikir bahwa menjadi tipe yang banyak bicara berarti mereka terampil dalam percakapan.

Mempersiapkan subjek dengan secara akurat memanfaatkan alur percakapan, mengatakan jumlah kata yang tepat, menyatakan pendapatnya sendiri, tipe orang yang memegang keterampilan semacam ini terampil dalam percakapan.

Meskipun berbeda ketika berbicara tentang percakapan sehari-hari, sesama orang yang unggul dalam tipu muslihat ini akan menjadi sangat sulit ketika bernegosiasi.

「Yah, apa pun itu, berbicara tentang mediasi, materi khusus apa yang ada di dalamnya? 」(Liselotte)

「Pada dasarnya adalah aku harus memberikan perhatianku sepenuhnya dari awal hingga akhir untuk pertemuan kedua belah pihak. Secara kasar, subjek dari kontrak pertemuan adalah sesuatu seperti melarang campur tangan dalam segala hal mulai dari sekarang baik dari Alphonse Rodan dan Stead Euguno, langsung atau tidak langsung, kepada orang-orang yang datang dengan orang yang disebut Haruto. Dalam kasus jika ini dilanggar, perusahaan Rikka akan membuat pengumuman resmi dengan koneksi mereka untuk kejahatan mereka, selain itu mereka akan membayar denda yang berjumlah 20 koin mistik 」(Aria)

Selain itu, untuk kontrak ini, mereka harus mengabdikan diri untuk menghindari kelompok Rio dari hanya sekadar menyentuh situasi.

Meskipun hukumannya diterima terlepas apakah itu disengaja atau kesalahan, demi menghindari pihak lain apakah mereka berbohong atau tidak, itu sudah diatur dengan kertas khusus yang dimuat dengan sihir kontrak untuk digunakan.

Ini dengan cara merendam darah dari sisi kontraktor pada kontrak. Itu adalah sesuatu yang akan mengungkapkan kebenaran atau kebohongan ketika kontraktor melanggar kondisi kontrak.

「Ini efektif tetapi, hukumannya cukup buruk. Untuk para bangsawan, pengumuman rasa malu mereka lebih menyakitkan daripada uang. Jika mereka melanggar kontrak ini, mereka mungkin akan menghancurkan wajah Duke Euguno 」(Liselotte)

Wajah Liselotte sedikit kaku ketika mendengar isi hukuman dalam kasus pelanggaran kontrak.

Meskipun itu bukan masalah selama mereka memenuhi konten kontrak, itu sedikit menakutkan ketika membayangkan bahwa itu harus diekspos oleh cara-cara yang tidak bermanfaat.

「Permintaan maafku yang terdalam. Karena aku menjaga netralitasku dari posisi sebagai mediator, aku ragu untuk terlalu banyak ikut campur. Meskipun kedua bangsawan itu terlalu kurang dalam keterampilan negosiasi mereka, pada dasarnya aku tidak bisa melakukan apa-apa selain melihat kemajuan dan arah pertemuan ………. Kedengarannya seperti bukan apa-apa selain alasan kan? 」(Aria)

「Tidak, itu tidak bisa dihindari. Ketika pihak lain adalah seorang bangsawan, kamu harus memastikan untuk mengamankan keselamatanmu 」(Liselotte)

「Aku sudah membuat duplikat dari kontrak」(Aria)

Saat dia mengatakan itu, Aria mempresentasikan duplikat utama dari kontrak pertemuan.

Liselotte menerimanya dan dengan cepat memindai isinya.

「Aku terkejut. Bukankah ini hanya memaksakan klausul larangan secara sepihak? Jika pihak korban merasa seperti itu, dia dapat mengumumkan masalah hari ini tanpa hukuman apapun 」(Liselotte)

Liselotte mengerutkan kening pada kekurangan kemampuan untuk Stead dan Alphonse.

Ketika menulis kontrak, adalah normal untuk memasukkan klausul yang menguntungkan bagi diri mereka sendiri sebanyak mungkin dan memprediksi kemungkinan untuk melawan semua titik lemah yang ada sehingga tidak akan menggigitnya di masa depan.

Meskipun ada klausul yang harus ditinggalkan untuk penjelasan, pada dasarnya ini lebih diinginkan untuk tidak sepenuhnya meninggalkan ruang penjelasan untuk melindungi dirinya sendiri jika terjadi perselisihan.

Jika ini merupakan penilaian dari Liselotte, orang yang tidak dapat melihat secara menyeluruh bagaimana kondisi pertemuan kontrak, tanpa kecuali, wajib untuk mengecek kemampuan mereka.

Untuk kontrak yang dibuat hari ini, berbeda dengan klausul yang sepenuhnya menguntungkan bagi Rio, dia dapat mengatakan bahwa dia tidak dapat menemukan klausul yang dapat dimanfaatkan oleh Stead dan yang lainnya.

Meskipun Stead dan yang lainnya adalah seorang bangsawan dan bukan pedagang, ini terlalu berlebihan.

「Salah satu terlalu banyak diliputi ketakutan ketika dia menyadari keseriusan masalah itu seolah bermain dengan api, yang lain kehilangan ketenangannya dan terlalu marah. Meskipun tidak ada keberatan untuk subjek ini setelah dikonfirmasi oleh mereka, kedua pihak bangsawan setuju dengan mudah, jadi kontraknya selesai. Bahkan lawan mereka tampak sedikit terkejut 」(Aria)

Meskipun jelas tidak demikian bagi mereka, ada beberapa orang tidak terampil yang terkadang mengikat kontrak semacam itu.

Pertimbangan mereka hanyalah pada hal-hal seperti prestise atau kehormatan, banyak dari mereka tidak suka bertahan untuk mendapatkan keuntungan dalam negosiasi.

Jika seseorang melihat kontrak ini, dapat disimpulkan bahwa Stead dan alphonse memiliki karakteristik seperti ini.

「Meskipun tampaknya tidak ada orang yang akan menyebabkan perjuangan yang sia-sia selama mereka melihat isi kontrak, sekarang setelah situasi menjadi seperti ini, agar sembrono jika mengungkapkan masalah ini. mungkin lebih baik menyimpan ini serbagai rahasia dengan membungkuk padanya. Tapi kontrak semacam ini tidak memihak 」(Liselotte)

Liselotte menghela nafas sambil mengatakan itu.

Bahkan saat dia melotot, dia tidak memiliki niat untuk melawan Rio.

Dan dia tidak memiliki pengaruh atau koneksi untuk campur tangan.

Namun, Liselotte tidak akan melakukan hal seperti ini, misalnya, sementara mungkin dari posisinya, itu tidak seperti masalah besar ketika benar-benar dibiarkan seperti itu.

「Iya. Sebaliknya, kami memanggilnya untuk mengevaluasi masalah ini. Karena aku berasumsi dia terbuka untuk negosiasi, jika kita berurusan dengannya secara rasional, tidak perlu terlalu khawatir tentang hal itu 」(Aria)

「Kamu adalah orang yang mengatakannya, jadi sepertinya itu benar. Tapi, orang yang disebut Haruto ini cukup jahat. Persyaratan kontrak dilakukan dengan baik mengingat dia membuat mereka dalam waktu singkat 」(Liselotte)

Liselotte menggulung duplikat dari kontrak saat dia mengatakan itu.

Kontrak itu termasuk klausul untuk menangani semua masalah masa depan yang bisa dipikirkan Liselotte.

Meskipun model kontrak pertemuan yang digunakan di negara ini sedikit berbeda, dia berpikir bahwa itu adalah kontrak yang bagus tanpa celah bahkan ketika melihat dari sudut pandangnya―― setidaknya ketika dia melihat dari sudut pandang lain.

Sebaliknya, ada banyak poin yang dapat digunakan sebagai referensi.

「Iya. Meskipun orang itu memproklamirkan dirinya sebagai orang biasa, ketika aku mempertimbangkan keahliannya, sangat mungkin bahwa dia mungkin seorang saudagar muda yang kaya atau bangsawan asing yang saat ini bepergian dengan penyamaran. Ada kemungkinan ada bangsawan di antara rekannya, atau pemuda itu mungkin bekerja sebagai pengawal 」(Aria)

「Aku mengerti. Aku juga Sepakat untuk itu」(Liselotte)

Liselotte berbalik ke arah laporan terbaru sambil mengangguk-angguk seolah-olah menyelidiki dengan hati-hati.

「Agar Duke Euguno tidak melakukan tindakan terburu-buru, seharusnya lebih baik jika anda melaporkan masalah ini」(Aria)

「Ya itu benar. Haruskah aku melaporkan ini? 」(Liselotte)

「Iya. Ini adalah laporan ringkasan tentang kejadian hari ini. Pada saat penjelasan ke Duke Euguno, silakan gunakan ini untuk referensi 」(Aria)

Aria mengeluarkan set lengkap dokumen.

「Terima kasih banyak. Pekerjaanmu cepat seperti biasa 」(Liselotte)

Setelah menerima itu, pembicaraannya yang praktis seperti bisnis terhenti, atmosfer Liselotte menjadi lebih lembut ketika dia tersenyum lembut seolah mengucapkan terima kasih kepada keunggulan bawahannya.

「Bahkan jika orang tua mereka mampu, itu tidak berarti anak-anak mereka juga. Yah, ini adalah bukti dari negara dengan sistem warisan sejarah 」(Liselotte)

Liselotte mengatakannya dengan cara yang sangat mencolok.

「Itu seperti Anda juga. Padahal, Liselotte-sama yang mengatakan itu adalah seorang bangsawan 」(Aria)

Aria setuju sambil tersenyum kecut.

「Ara, kamu juga mantan bangsawan kan?」(Liselotte)

「Itu benar. Meskipun demikian, itu sudah lama sekali 」(Aria)

Aria menjawab dengan mudah tanpa menunjukkan bahwa dia sangat merindukan gelar.

「Tenang seperti biasa ya」(Liselotte)

Sekarang, Liselotte yang tersenyum masam.

「Baiklah, aku akan membaca laporan ini saat kamu memanggil Duke Euguno ke sini. Terima kasih atas kerja kerasnya, Aria. kamu dapat kembali bekerja lagi 」(Liselotte)

Setelah obrolan ringan dan tidak berguna untuk perubahan kecepatan, Liselotte menyatakan aria untuk kembali kerja.

「Iya. Aku akan permisi kemudian 」(Aria)

Membungkuk dalam-dalam, Aria pergi dari kantor tuannya.

Liselotte yang ditinggalkan sendirian di ruangan itu sedang melihat pemandangan danau yang dipantulkan oleh jendela.

「Nah, masalah hari ini mungkin kebetulan yang menguntungkan ketika memikirkan prospek di masa depan. Sebuah Bantuan tersedia untuk Duke Euguno 」(Liselotte)

Dia bergumam etelah menghela nafas pendek, dia menghirup teh hitam yang sudah didinginkan dengan gerakan elegan seperti wanita saat matanya mengamati dokumen itu.

————– bersambung ————-