innv1

Chapter 46 – Tamu Beastkin

Setelah utusan raja iblis dan naga, tamu berikutnya adalah sekelompok beastmen yang mengenakan armor. (TLN: ane ga tau kenapa judulnya beastkin, klo di komik sepertinya itu beastmen)

Karena medan yang sulit untuk perjalanan ke sini, mustahil untuk menggunakan gerbong.

Meskipun tidak sebanyak kelompok Daga ketika mereka tiba, para beastmen membawa barang-barang besar.

Ada 10 dari mereka.

Melihat peralatan mereka yang compang-camping, mereka benar-benar prajurit yang berpengalaman.

Meskipun wajah mereka terlihat seperti manusia, mereka memiliki telinga di kepala mereka, dan ekor di pinggang mereka.

Bulu lengan mereka bervariasi secara individual.

Ada beberapa yang memiliki lengan seperti binatang tetapi ada beberapa yang memiliki lengan seperti manusia juga.

「Aku gulf. Kami datang dari desa Howling yang terletak di tengah-tengah gunung di timur. Kami ingin menjalin hubungan persahabatan dengan desa ini. 」(Gulf)

Seorang wakil dari kelompok itu melangkah maju. Ngomong-ngomong, Kuudel lah yang menuntun mereka.

Ketika aku hendak melangkah maju juga, Loo muncul sebelum aku.

「Selamat datang. Desa pohon besar menyambut kalian. 」(Loo)

Ada yang salah, Loo sepertinya menjadi sombong.

「Terima kasih. 」(Gulf)

「Aku ingin memandu kalian ke suatu tempat untuk beristirahat, tetapi… .apakah ini semua dari kalian?」(Loo)

「Ya, apakah ada masalah?」 (Gulf)

「benarkah? Kemudian, kita akan menganggap sisanya sebagai musuh. 」(Loo)

Loo mengatakan itu dengan paksa.

Maksudmu apa?

Selagi aku memikirkannya, dua monster keluar dari hutan.

Sepertinya mereka memakai pakaian kamuflase.

Ketika aku berpikir tentang apa yang telah terjadi, para kuro muncul di belakang keduanya.

「….Maafkan aku. Sepertinya mereka terpisah dari kita. 」(Gulf)

「Itu berbahaya. kamu harus memeriksa sebelum memasuki desa. Juga, jangan melakukan apa pun yang tidak teratur di desa. Setiap warga desa dapat melawanmu jika terjadi sesuatu. 」(Loo)

「….Aku mengerti. Kami tidak akan melakukan apa pun yang tidak dapat diatur. Kami berjanji. 」(Gulf)

Dengan Loo yang memimpin, para beastmen memasuki rumah tamu yang baru dibangun.

Rumah tamu itu, aku usulkan bahwa itu seharusnya cukup untuk menampung empat orang dengan mewah.

Namun, itu ditolak karena yang lain mengatakan bahwa itu terlalu kecil.

Untuk datang ke desa ini, seseorang harus menyeberangi gunung dan melewati hutan.

Tidak seperti raja iblis dan naga, orang normal harus bepergian dalam kelompok.

Tergantung pada keadaan, dikatakan bahwa untuk melakukan perjalanan ke sini, sekelompok 30 orang adalah jumlah minimum.

Berpikir tentang itu, aku menjadi yakin jadi kami membangun yang besar.

Ada 12 pengunjung kali ini.

Itu lebih dari cukup untuk mereka.

Wisma dibangun di sisi selatan area perluasan wilayah barat daya di mana rumah Ria dan Flora dibangun.

Meskipun itu hanya rumah satu lantai, itu sebesar rumahku.

Karena akan digunakan oleh tamu, kami membuat furnitur lebih mencolok dan fasilitas memiliki fungsionalitas yang baik.

Bahkan, dekorasi jauh lebih rumit daripada yang ada di rumahku.

Tampaknya ini bukan hanya penginapan yang sedikit bagus tapi ini adalah yang terbaik yang bisa kami sediakan di desa kami.

Oleh karena itu, aku memutuskan untuk menyebutnya sebuah penginapan daripada sebuah rumah tamu.

Nama itu cocok untuk yang terbaik.

Penginapan memiliki halaman belakang dan sepenuhnya tertutup oleh pagar.

「Apa tujuan dari pagar ini?」(Hiraku)

Tujuan kamu bertanya?

Baik…..

「Kamu tidak dapat melewati pagar ini kecuali kamu memiliki izin.」(Loo)

Apa-apaan tujuan itu?

Meskipun itu sebenarnya digunakan di lain waktu ……

Pagar bukan pagar kayu sederhana. Ini adalah pagar berkualitas tinggi dengan desain yang rumit.

Karena kami tidak memiliki cat, warnanya dari kayu, tetapi jika aku berhasil mendapatkan cat, aku akan melukisnya menjadi putih.

Setelah membangun penginapan, aku melihat sekeliling dan memperhatikan sesuatu.

Sederhana.

Aku melihat rumah kelompok Ria dari kejauhan.

Ini adalah area terbuka yang aku bajak tanpa hambatan.

Aku tidak perlu hambatan yang signifikan, tetapi setidaknya aku ingin memiliki sedikit perlindungan.

Sesuatu seperti pohon.

Jadi aku memutuskan untuk menanam pohon buah di dekat rumah Ria.

Aku ingin sedikit praktis jadi ini adalah pohon buah.

Aku menanam apel, pir, dan kesemek.

Berapa banyak ceri yang harus aku tanam?

Maa, itu akan ditutupi dengan pohon-pohon setelah beberapa saat….

Setelah itu, aku membuat ladang seperti kebun rumah dan menanam stroberi dan semangka.

Aku membuat hal yang sama ke rumah-rumah lain juga.

Di sekitar penginapan, aku menempatkan pentingnya penampilan. Aku teringat cherry blossom jadi aku menanam ceri.

Dan, aku juga menanam tanaman rambat di dalam pagar yang mengelilingi penginapan.

Aku tidak tahu nama tanaman itu tetapi aku membayangkan bagaimana mereka terlihat di duniaku sebelumnya. Itu akan menjadi pagar lain.

…. Bagaimana cara memangkasnya?

Mari berpikir tentang hal itu setelah mereka tumbuh dewasa.

Setelah itu, aku juga menanam pohon di setiap area.

Buah-buahan di luar ladang gratis untuk semua apalagi, aku menanam pohon buah-buahan yang mereka minta.

Semua orang menyukainya.

Ketika aku memperluas daerah barat daya untuk pembangunan penginapan, nama berubah menjadi daerah perumahan.

Aku tidak terlalu memikirkannya tetapi karena nama itu diakui oleh orang-orang yang tinggal di sana, semua orang menyebutnya seperti itu.

Ngomong-ngomong, tempat di mana rumahku dan pohon besar berada disebut area pohon besar.

「Apakah kita benar-benar menyambut tamu kita? Atau apakah kita mengurung mereka ….? 」(Hiraku)

Aku merasa ragu dengan tindakan Loo.

Tier menjawab pertanyaanku.

「Suamiku, biasanya, seorang duta besar yang mencari pertemanan akan menyiapkan beberapa hadiah. Bahkan naga itu membawa satu. 」(Tier)

「… jadi tujuan mereka bukan persahabatan?」(Hiraku)

「Itu mungkin kasusnya sehingga kita seharusnya tidak melakukan prosedur biasa yang seharusnya kita ikuti.」(Tier)

「Memang. Itu benar. 」(Hiraku)

「Selain itu, mereka jelas menyembunyikan dua tentara. Loo-san sudah bersikap sopan. 」(Tier)

「Apakah begitu….? Kuudel memandu mereka di sini, apakah dia tidak memperhatikan orang-orang yang bersembunyi? 」(Hiraku)

「Dia memperhatikan mereka tetapi membiarkannya karena mereka bukan ancaman. Aku akan memarahinya nanti. 」(Tier)

「Bersikaplah lembut. Mereka tentu bukan ancaman. 」(Hiraku)

「…Baiklah. Aku akan mengingatnya. 」(Tier)

Malam itu, kami mengundang tamu beastmen kami ke perjamuan selamat datang.

Tempatnya adalah penginapan.

Loo, Tier, dan aku berpartisipasi dalam perjamuan itu.

Meskipun Ria dan Ann datang bersama kami, mereka mendedikasikan waktu mereka untuk memantau hal-hal di balik layar.

Piring yang disajikan adalah hal yang biasanya kita makan. Kami hanya membuat mereka terlihat sedikit mewah.

Buah-buahan ditampilkan sebagaimana adanya dan tidak dikupas atau dipotong.

Selama perjamuan untuk Doraim, kami mengadakan pesta besar dan buah-buahan semuanya hiasi.

Tidak realistis membuat penyambutan yang sama untuk semua orang yang datang.

Ketika seorang raja datang, ketika seorang bangsawan datang, ketika seorang pedagang datang, ketika seorang teman datang, dan ketika orang asing datang, itu wajar bagi penyambutan kami untuk berubah.

Aku sepenuhnya memahami itu, tetapi karena ini adalah pertemuan pertama kami, aku akan melayani mereka dengan anggur.

Meskipun aku suka orang-orang dikucilkan dari kelompok ini, tapi aku harus berbaur.

Aku tidak tahu tujuan mereka datang ke sini.

Aku akan rendah hati sampai waktu menjadi jelas apakah mereka musuh atau bukan.

「Permintaan maafku untuk makanan yang buruk ini.」(Hiraku)

Aku membawa anggur itu tetapi hanya dalam jumlah terbatas.

Sekitar 2 gelas per orang.

Setelah meminum semua anggur, minuman menjadi air.

Itu sudah bagus bahwa aku melayani mereka dengan anggur dan makanan biasa.

Meski begitu, Loo tetap terlihat tidak puas.

Di tengah perjamuan, aku sudah berencana untuk mendengar apa tujuan mereka dengan menanyai mereka.

Saat itu, mereka mungkin sudah menurunkan pengawalan mereka.

Itulah tujuanku jadi ketika kami mulai makan, aku menerimanya dengan ramah.

Mari kita mulai.

「Mohon maaf atas ketidaktahuanku, tetapi, tempat seperti apakah desa Howling?」(Hiraku)

Aku sudah bertanya kepada warga desaku tetapi tidak ada yang tahu.

「Desa Howling terletak di gunung sebelah timur dari sini. Konon itu telah didirikan 1000 tahun yang lalu tetapi dalam kenyataannya, mungkin sekitar 500 tahun yang lalu. Orang tua memang suka membanggakan hal-hal aneh. 」(Gulf)

Gulf berbicara dengan acuh tak acuh. Mungkinkah itu efek dari anggur?

Populasi desa Howling sekitar 500 orang.

Ini adalah pertemuan lima pemukiman yang masing-masing memiliki 100 orang.

Jadi pada dasarnya ini adalah aliansi permukiman gunung.

Semua dari mereka adalah beastmen dan kebanyakan dari mereka adalah anjing.

Mereka mencari nafkah dengan berburu, menambang, dan berdagang dengan desa manusia di sisi lain gunung.

Namun, ada masalah dengan desa manusia sehingga perdagangan mereka berhenti. Mereka terpukul keras karenanya dan tidak punya pilihan selain mencari tempat lain untuk berdagang.

Mereka baru-baru ini mengetahui keberadaan desa kami.

Sepertinya itu karena pemberitahuan subordinasi dari raja iblis.

Desa Howling dan desa manusia tempat mereka berdagang adalah kedua bagian dari wilayah raja iblis sehingga mereka juga menjadi subyek raja iblis.

Aku mengerti.

Aku kira-kira mengerti tujuan mereka.

Setelah itu, aku mendengarkan kesulitan kelompok Gulf untuk datang ke sini.

Yang lain membuat tanggapan yang menyenangkan saat makan.

Melihat sekeliling, sepertinya beastmen yang lain menikmati makanan mereka.

Aku lega.

「Jika kita terus bersembunyi, aku mungkin tidak pernah memiliki kesempatan untuk makan ini. Ini hal yang bagus, kami ketahuan. 」

「Ngomong-ngomong, kenapa kamu bersembunyi?」

「Yah, ini adalah pertama kalinya kami datang ke desa ini. Kami Perlu waspada dan jika sesuatu terjadi, mereka akan kembali ke desa untuk melaporkan. 」

Loo dan Tier sepertinya fokus pada pengumpulan informasi.

Sangat andal.

————- bersambung —————-