k1

Story 56

Setelah memperjelas tujuan kami, keesokan harinya sepertinya semua karyawanku penuh motivasi.

Membongkar peta, kami membahas detail tentang apa yang terjadi.

Aku tidak benar-benar paham tempat apa pun selain hutan.

Dan juga, dari cerita Seth dan Merumo, aku menemukan ada pahlawan dalam Aliansi Ruginia.

“Apakah kamu tahu orang macam apa dia?” (Naoki)

“Aku pernah mendengar bahwa dia adalah pria yang lebih tua …” (Seth)

“Aku telah mendengar bahwa raja menganugerahkan wilayah pada seorang pria muda yang telah menjadi pahlawan.” (Meru)

Informasi mungkin memiliki sedikit jeda waktu, tetapi aku mengerti kalau dia adalah laki-laki untuk saat ini.

“Apakah kamu tahu spirit apa yang dia miliki?” (Naoki)

“Tidak, itu …” (Seth)

“Kamu tidak tahu ya.” (Meru)

Pertama-tama, tidak ada banyak rumor tentang pahlawan, jadi untuk saat ini, itu pada tingkat di mana ada pahlawan di negara ini.

Mungkin belum ada raja iblis sehingga tentara raja iblis tidak menyerang.

“Seorang pahlawan bisa saja ada meskipun belum ada raja iblis, tebakan itu tidak bisa dihindari.”

“Aku dengar ada pahlawan di negara yang jauh di suatu tempat.” (Velsa)

Kata Velsa, meremas otaknya.

Aku akan mencoba menanyakan kepada Dewa iblis (TLN: mungkin evil God, ane ga tau kenapa berubah menjadi demon god) tentang area ini di sini.

“Kemudian, saat mengambil informasi tentang pahlawan, mari kita pergi dengan apa yang baru saja kita bicarakan sampai kapal diperbaiki.”

“”””OK!””””

Karyawanku menjawab dengan terus terang.

Seth dan Ayl melakukan pengukuran untuk baju mereka oleh Merumo sebelum pergi ke hutan untuk berlatih.

Dengan itu, Merumo membuat baju untuk keduanya.

Velsa dan aku akan pergi ke guild Pedagang dan guild Petualang mencari pekerjaan. Jika tidak ada pekerjaan apa pun, aku akan beralih mencari bunga yang dapat digunakan untuk pestisida untuk kutu tungau untuk melakukan bisnis kami.

Aku memberi setiap orang koin perak untuk makan siang.

“Apakah kita membutuhkannya?” (Ayl)

“Sepertinya tidak!” (Seth)

Ayl dan Seth bermaksud menggunakan buruan mereka di tempat, jadi mereka protes ringan.

“Lalu bagaimana kalau aku memberimu item bag?” (Naoki)

“Un.” (Ayl)

Akan lebih baik jika Ayl membawanya jika dia bermaksud membongkar monster yang mereka buru.

Aku mengambil 5, 6 botol potion pemulihan dari item bag dan memasukkannya ke dalam ransel Velsa.

Apakah kita tidak memiliki ransel yang cukup?

“Merumo, bisakah kamu membuat tas dengan sisa kain?” (Naoki)

“Kurasa aku mungkin bisa tapi … .” (Merumo)

“Lalu jika tidak cukup, pergi ke toko tekstil lagi dan beli beberapa.” (Naoki)

Aku berkata begitu ketika aku menyerahkan 5 koin emas, tetapi ketika aku melakukannya, Merumo berkata, “Tidak akan sebanyak itu,” dan hanya mengambil 2.

“Harusnya kamu mengambilnya saja.” (Velsa)

Velsa menggenggam Merumo di bahu.

“Dalam pengertian uang, presiden kita adalah idiot, jadi waspadalah, pendatang baru.” (Ayl)

Kata Ayl.

“Bukankah itu fatal bagi perusahaan?” (Seth)

Kata Seth.

Itu benar sekali, jadi aku tidak bisa mengatakan apa-apa.

“A, dompetku ada di item bag.” (Naoki)

Aku berkata sambil melihat Ayl, tetapi dia menggelengkan kepalanya.

“Itu, yah, mungkin ada sesuatu yang muncul dimana aku akan butuh uang, kan ?!” (Naoki)

“Lalu ini ada 2 koin perak.” (Ayl)

Dan dia memberi aku 2 koin perak.

Mengapa!? Meskipun itu uangku! aku berbalik untuk protes.

“Sekarang ini uang perusahaan.” (Ayl)

“N, tidak mungkin …!” (Naoki)

Ditindas oleh karyawanku! Aku dapat memahami perasaan dewa yang memberi tahu aku tentang spirit, sedikit.

“Yah, terserah.” (Naoki)

Mari kita cari pekerjaan pemusnahan dan dapatkan lebih banyak lagi.

“Velsa, hati-hati agar Naoki tidak tiba-tiba membeli budak atau sesuatu.” (Ayl)

“Roger.” (Velsa)

Apakah itu masalah? Aku kira, na.

Memegang dua koin perak, Velsa dan aku meninggalkan penginapan bersama.

Kami berkeliling ke Guild pedagang dan Guild petualang, tetapi tidak ada pekerjaan apa pun yang khusus untuk pengendalian hama dan Staf guild pedagang berkata, “Bagaimana kalau membuat poster dan semacamnya?”

“Jika tidak ada yang tahu tentang itu, pekerjaan tidak akan masuk.”

Dalam perjalanan kembali aku membeli kertas jerami dan cat di toko barang umum, dan untuk sekarang aku menuju ke hutan untuk mencari bunga untuk pestisida.

Dalam perjalanan ke hutan, aku menyadari bahwa jika aku mencari bunga dimana monster serangga tidak suka mendekatinya, bukankah akan lebih mudah menemukannya jika aku membuat permintaan di Guild petualang?

Aku mencoba menyarankannya ke Velsa.

“N ~ itu benar. Tetapi jika kita menemukannya sendiri, kami tidak akan membayar apa pun, dan jika kamu mengajukan permintaan, ada kemungkinan bahwa akan ada peningkatan orang dalam perdagangan kita. ” (Velsa)

Karena Velsa mengatakan demikian, dan itu bukan masalah yang sangat menekan jadi aku tidak melanjutkan masalah membuat permintaan di Guild petualang.

Menurut aku bisnisku ini sedikit menghasilkan keuntungan, sehingga jika orang memasuki bisnis yang sama, mereka akan bangkrut kan? Adapun kami, kami memiliki ramuan pemulihan jadi; ketika aku berpikir begitu, aku agak sedih, jadi aku tidak bisa mengatakannya.

“Ada apa?” (Velsa)

“Tidak, itu bukan apa-apa. Aku baru saja akan mengatakan sesuatu yang agak menyedihkan. Ayo pergi membeli makan siang yang lezat. ” (Naoki)

“Un.” (Velsa)

Kami membeli sandwich yang diisi penuh yang tampaknya dibumbui dengan baik di warung dan memasuki hutan.

Saat aku menggunakan Skill search, ada monster kecil yang merangkak di mana-mana.

Aku ingin menangkap setiap monster itu dan menyelidiki mereka, tetapi kami tidak memiliki apa pun untuk dimasukkan ke dalamnya, dan saat ini kami sedang mencari tempat tanpa monster.

Meski begitu, aku bertanya kepada Velsa tentang monster yang aku minati dan, saat menangkap dan melepaskan mereka, aku menyelidikinya.

Monster-monster di benua ini agak sedikit berbeda, jadi itu menarik untuk Velsa juga.

Ketika Ayl memasuki hutan, dia hanya bertarung melawan monster yang kuat sehingga dia tidak benar-benar melihat monster kecil, sepertinya.

Ada monster yang menyamarkan diri di antara tanaman dan monster yang merupakan tanaman itu sendiri, jadi itu sebenarnya cukup menarik.

Ketika aku menyadarinya, matahari telah mencapai titik tertinggi.

Dalam suatu tempat di hutan, aku memukul dan mengalahkan monster jamur dan duduk di atasnya untuk makan siang.

Ketika sandwich memasuki mulutku, saus pedas yang sangat pedas mengalir melalui tenggorokanku, dan setelah itu kelembutan tekstur daging dan umami dari roti yang menyerap sari daging menyebar sepenuhnya diperutku; itu cukup bagus.

Velsa juga sepertinya menyukainya dan berkata, “Ini, ini luar biasa.”

Mari beri tahu semua orang tentang hal itu ketika kita kembali.

“Setelah tidur siang, ingin mencoba sedikit lebih jauh?” (Naoki)

“Un, kedengarannya bagus.” (Velsa)

Kami tidur siang di hutan.

Hanya karena aku, si presiden, mengantuk setelah makan.

Jika para petualang mendengar kita tidur siang di tengah-tengah hutan yang penuh monster, mereka mungkin berkata, “Apakah kamu mencoba mati?” Tetapi level Velsa juga meningkat dengan baik, jadi mungkin tidak ada masalah.

“Betul. Sebagai presiden, apakah ada skill yang kamu ingin aku miliki? Keahlianku masih tersisa. ” (Velsa)

Velsa tiba-tiba bertanya.

“Hm? Tidak; Aku ingin menghormati kebebasan karyawanku untuk memilih. Lakukan apa yang kamu inginkan. Itu seperti, dalam semua kepraktisan, aku tidak benar-benar mendapatkan banyak pengetahuan tentang skill. Ini akan menjadi yang terbaik secara fungsional jika dua karyawan baru memiliki search skill, tetapi apakah mereka sendiri menginginkannya, atau apakah mereka mampu menggunakannya secara efektif, dll, adalah sesuatu yang berbeda sepenuhnya. Pikirkan tentang itu. Aku memiliki Skill Aritmatika pada tingkat maksimal, tetapi aku orang yang tidak berguna seperti ini. ” (Naoki)

Sambil mengatakan itu, aku menampar dompetku dan 2 koin perak bergemerincing.

“Aku mengerti.” (Velsa)

“Apakah ada skill yang kamu minati?” (Naoki)

“Ya. Ada Skill Mikroskop. Baru-baru ini aku telah mengamati kutu tungau, dan aku ingin melihat apakah mereka menumbuhkan rambut di permukaannya. Itu berasal dari Skill Dilution. Aku ingin mencoba mengambilnya. ” (Velsa)

Apa itu, kedengarannya sangat berguna!

“Aku juga akan mengambilnya.” (Naoki)

Dengan percakapan itu, kantukku tertiup ke suatu tempat dan, pada akhirnya, kami bergerak dengan tidur siang.

Setelah Melewati hutan ada dataran, dan melewati dataran itu ada gurun, sepertinya.

Seth datang dari sebuah kota di tepi danau melewati pegunungan di sebelah timur gurun dengan menaiki kereta pedagang, katanya.

“Kampung halamanmu jauh sekali. Dan sepertinya, negara ini sangat besar. ” (Naoki)

Itu adalah pemikiranku ketika aku mendengar itu.

Mereka mengatakan itu adalah Aliansi jadi aku pikir itu cukup besar, tetapi sepertinya wilayah tersebut terdiri dari seluruh benua selatan.

Kami berlari untuk berolahraga setelah makan, dan segera kami keluar dari hutan, memasuki area padang rumput.

Hanya saja, sepertinya Velsa, yang berlari di belakangku, telah mencapai batasnya sehingga kami kembali.

“Haa, aku pikir aku akan mati. Naoki, sekarang kamu dilarang berlari dengan kekuatan penuh. ” (Velsa)

“Velsa, lewati batasmu. Ingin aku memberi tumpangan kuda? ” (Naoki0

Tentu saja, itu adalah kata-kata yang memiliki harapan untuk mendapatkan situasi ‘cabul beruntung’ pada punggungku.

“jika kamu mau.” (Velsa)

“Eh?” (Naoki)

“Eh?” (Velsa)

“Tidak, jika aku membawa Velsa, payudaramu akan dengan memukul punggungku, tapi apakah itu baik-baik saja?” (Naoki)

“Kamu peduli tentang itu? Tidak apa-apa. Payudaraku tidak selevel Merumo. Maa, jika kamu sangat peduli aku akan memakai ranselku di depan. ” (Velsa)

Velsa mengenakan ranselnya di depan dan, seperti itu, naik ke punggungku.

Sepertinya Velsa, yang tinggi dan memiliki lengan dan kaki yang panjang, tidak memiliki masalah seperti itu.

Aku mengatakan terlalu banyak dan kehilangan kesempatan keberuntunganku, jadi kegembiraanku menurun drastis.

“Apa, kenapa kamu menjadi tidak energik secara tiba-tiba?” (Velsa)

Aku mendengar suara Velsa dari belakangku.

Aku bisa merasakan botol ramuan pemulihan di punggungku.

Langkahku menjadi berat.

Dan juga, aku telah melihat sejenis monster besar yang datang dengan cara ini dengan Search Skill untuk sementara waktu sekarang.

“Velsa.” (Naoki)

“Apa?” (Velsa)

“Ada semacam monster besar yang mendekati kita dari belakang, apa yang harus kita lakukan?” (Naoki)

“Apa maksudmu, apa yang harus kita lakukan? Aku akan turun, jadi lawanlah. ” (Velsa)

Velsa turun dari punggungku.

Ketika aku berbalik untuk melihat ke belakang, seekor monster kuda yang melarikan diri, feehorse, datang dengan cara ini.

Aku menggambar lingkaran sihir di tanah, menyuruh Velsa memasukinya, dan menunggu feehorse datang.

Feehorse mungkin tidak begitu kuat sehingga tidak perlu mengambil tindakan ekstra untuk melindungi Velsa, tetapi hanya untuk memastikan.

Feehorse datang ke arahku, meringkik, berdiri di atas kaki belakangnya, dan membawa kaki depannya berayun ke bawah.

Feehorse memiliki tapal kuda yang terpasang, jadi sepertinya dia memiliki pemilik.

Aku dengan tegas memegang kaki depannya, dan dengan “Heave ho,” aku menurunkannya.

Feehorse yang jatuh itu menggelengkan kepalanya dengan liar, tetapi aku menjentikkannya di dahi dan itu kehilangan kesadaran.

“Kamu tidak akan membunuhnya?” (Velsa)

“Ya, makhluk ini memiliki tapal kuda. Dia mungkin kabur dari suatu tempat. N? Dia memiliki sesuatu di telinganya. ” (Naoki)

Ketika aku melihat dengan Search Skill, aku melihat seekor monster kecil di telinga feehorse.

Itu sebabnya dia histeris, aku yakin.

Velsa mengambil sepasang pinset yang digunakan untuk pembedahan dari tasnya dan menarik seekor monster belalang kuning keluar dari feehorse

“Ini … seekor locust hopper.” (Velsa) (TLN: bayangkan belalang tempur, itu sangat mirip)

“Hah? Bukankah locust hopper itu buruk? ” (Naoki)

“Ya, mereka disebut ‘Iblis’ yang tinggal di padang pasir.” (Velsa)

———— bersambung ————–